oleh

NasDem Desak Kemenristek Terbitkan IOA Maritim di Lombok

Dr. Kurtubi Anggota DPR RI dari Komisi VII
Dr. Kurtubi
Anggota DPR RI dari Komisi VII

Jakarta, Kabar Sumbawa – Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi NasDem Kurtubi telah menyampaikan secara langsung aspirasi masyarakat NTB pada Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi terkait permohonan Izin Operasional Akademi (IOA) bagi beroperasinya Akademi Maritim Lombok (AML).

Hal itu dilakukan oleh Kurtubi dalam kesempatan rapat kerja (Raker) Komisinya dengan Menristekdikti, Senin, (3/4) kemari di ruang rapat Komisi VII Nusantara I, Senayan, Jakarta.

“Saya sudah sampaikan langsung apa yang menjadi harapan masyarakat NTB. Dan saya akan kawal terus sampai izinnya keluar,” ujarnya saat di hubungi Selasa, (4/4).

Lebih lanjut Legislator NasDem Dapil NTB ini menyampaikan bahwa ia akan memberikan atensi serius kepada penerbitan izin ini. Kurtubi memandang keberadaan akademi tersebut sangat di butuhkan oleh daerahnya karena di NTB ini memiliki potensi yang cukup besar di bidang kemaritiman.

Baca juga:  Sidang Diwarnai Intrupsi, Bupati Sampaikan Maaf Tidak Hadiri Paripurna

“Di NTB, pendidikan level D3 bidang maritim sangat diperlukan. Mengingat kita sangat potensi besar sebagai daerah kepulauan. Makanya butuh tenaga-tenaga terdidik di bidang kemaritiman,” tegasnya.

Keberadaan Sumber Daya Manusia (SDM) daerah NTB di bidang kemaritiman memiliki posisi yang sangat strategis. Ke depan daerah ini akan menjadi salah satu daerah pelabuhan perdagangan terbesar di Indonesia Timur. Sebab dalam waktu dekat ini, proses menuju itu tengah berlangsung dengan rencana pembangunan Global Hub Kayangan.

“Kita harus melihat ini dalam jangka panjang, bahwa NTB akan membutuhkan tenaga-tenaga yang ahli di bidang maritim. Terlebih apabila program Global Hub Kayangan nanti sudah di bangun,” tutupnya. (KS/ADM)

Baca juga:  L Budi; Ranperda Adat Harus Ada Kajian Akademis Dan Uji Publik

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *