oleh

Investasi Dipacu Bagi Penanggulangan Kemiskinan Dan Kesenjangan Sosial

rapat RKPD di MataramMATARAM, Kabar Sumbawa-Seperti diketahui angka kemiskinan di NTB sampai akhir 2016 masih 16,02%. Untuk menangani persoalan ini seluruh upaya pembangunan harus difokuskan tidak saja untuk mengejar penurunan angka kemiskinan, namun juga untuk mengurangi tingkat kesenjangan, yg saat ini masih pada posisi 0,36 persen.
“Kita memang telah banyak membangun infrastruktur di berbagai bidang, namun masih banyak hal-hal yg masih dibutuhkan. Sehingga nantinya diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, juga meningkatkan minat investasi di daerah,” ujar Gubernur NTB, TGH, Zainul Majdi, MA pada rapat RKPD di Mataram, Senin (27/3).
Menurut TGB sapaan akrab Gubernur NTB, bahwa infrastruktur yang dibangun hendaknya bukan hanya Hard Infrastruktur, atau hal hal yg bersifat fisik.Namun tidak kalah pentingnya, bahkan harus disiapkan terlebih dahulu adalah Soft Infrastruktur berupa perangkat lunak maupun social preparation untuk menopang keberadaan hard infrastruktur tersebut.
Dikatakan, investasi yg diperlukan tidak saja untuk mengejar pertumbuhan dan mengeksploitasi pemanfaatan SDA secara masif yang berorientasi jangka pendek. Namun sudah seharusnya berpikir untuk pengembangan investasi yang pemanfaatannya dapat dinikmati secara keberlanjutan.
“Kita perlu mencermati, mengantisipasi siapa pelaku dan penerima manfaat dari investasi yang dilakukan, sehingga benar-benar kehadiran investasi dapat menguntungkan semua pihak, terlebih dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat banyak. Berikan ruang yg lebih luas bagi ekonomi kerakyatan untuk terus berkembang di tengah kehadiran retail-retail modern,” kata TGB.
Ditambahkan, seluruh upaya pembangunan infrastruktur dan pengembangan investasi di daerah hendaknya benar-benar mampu memberi jawaban terhadap upaya-upaya pengentasan kemiskinan. (KS/YDS)
iklan bkbpp
Baca juga:  Komsumsi ikan kabupaten sumbawa Tertinggi di NTB

News Feed