oleh

PDGI Pilih Mantar Sebagai Lokasi Baksos dan Family Gathering

Ketua PDGI Cabang Sumbawa dan Sumbawa Barat, Drg. Tri Waluyo MPH
Drg. Tri Waluyo MPH
Ketua PDGI Cabang Sumbawa dan Sumbawa Barat

Sumbawa Barat, Kabar Sumbawa – Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Sumbawa dan Sumbawa Barat, memilih Desa Mantar, Kecamatan Poto Tano, Sumbawa Barat sebagai pusat perayaan HUT PDGI ke 67 yang diperingati tiap 22 Januari dengan menggelar Bakti Sosial (Baksos) Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut Gratis serta Family Gathering pada 29 dan 30 April mendatang.

Ketua PDGI Cabang Sumbawa dan Sumbawa Barat, Drg. Tri Waluyo MPH kepada wartawan, Jum’at (10/3) mengungkapkan, PDGI sebagai mitra kerja pemerintah selain memberikan kontribusi positif dengan menggelar baksos pelayanan gratis gigi dan mulut serta family gathering, juga untuk lebih memperkenalkan mantar sebagai destinasi wisata unggulan di Sumbawa Barat.

Baca juga:  APBD KSB 2017, Fokus Memberdayakan Masyarakat Tidak Mampu

“Mantar dipilih sebagai lokasi baksos karena menjadi salah satu destinasi wisata di KSB. Harapannya agar mantar lebih dikenal lagi.” ungkap Waluyo seraya menambahkan dipilihnya mantar ini juga sebagai daya tarik bagi cabang-cabang PDGI lainnya khususnya Bali Nusra agar mau datang kesini untuk memberikan pelayanan gratis.

Rencananya, lanjut waluyo, dalam kegiatan Baksos nanti pihaknya akan memberikan pelayan kesehatan gigi dan mulut gratis bagi masyarakat mantar serta dirangkaikan dengan family gathering sebagai ajang silaturrahmi keluarga-keluarga dokter gigi sehari setelahnya.

Dalam pertemuan dengan Pemda KSB, ia mengatakan Bupati memberikan arahan agar kegiatan ini diintegrasikan dengan kegiatan lain. Seperti mengajak Dokter umum yang tergabung dalam IDI agar bisa juga ikut memberikan pelayanan kesehatan gratis.

Baca juga:  Dalam 10 Hari, Kawasan Wisata Danau Lebo Harus Lebih Tertata

“Pak Bupati memberikan arahan agar mengajak juga IDI. Bisa jadi nanti pelayanan kesehatannya secara keseluruhan, tidak hanya pelayanan gigi dan mulut” ujarnya.

Namun, pihaknya sebagai penyelenggara kegiatan tersebut, akan membahasnya lagi secara teknis apa saja pelayanan yang bisa diberikan oleh dokter umum yang tergabung dalam Ikatan Doter Indonesia (IDI).

“Arahan dari pak Bupati akan kita bicarakan terlebih dahulu secara teknis” pungkasnya.(KS/YUD)

ksbksb ksbksb