oleh

Bangun Infrastruktur, Pemprov NTB Usulkan Rp 16 Triliun Ke Presiden

biro humas NTB
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Pemprov NTB, H Yusron Hadi

MATARAM, Kabar Sumbawa–Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi terus berikhtiar membangun Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan merencanakan beberapa pembangunan, terutama infrastruktur. Estimasi kebutuhan biaya mencapai Rp 16 Triliun lebih.

Hal ini dijelaskan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Pemprov NTB, H Yusron Hadi kepada wartawan di ruang Media Center, Kamis (23/2).

Dikatakan, bahwa apa yang menjadi rencana kebutuhan Pemprov NTB itu telah di sampaikan oleh Gubernur kepada Presiden RI Joko Widodo, saat rapat terbatas Selasa (21/2) di Istana Negara.

Dihadapan Presiden, sapaan Tuan Guru Bajang (TGB) itu memaparkan beberapa rencana pembangunan infrastruktur pendukung kemajuan perekonomian NTB seperti, perpanjangan Runway BIL sepanjang 250 meter, kebutuhan dana Rp 250 miliar.
Kemudian baypas port to port Lembar-Kayangan sepanjang 103,5 kilo meter, kebutuhan anggaran Rp 4,75 Triliun dengan Empat lajur, Dua arah.

“Nah yang jalan layang Lembar-Kayangan itu pemerintah pusat minta dilakukan pengkajian tentang tingkat kelayakan, apakah pembiayaan memungkinkan. Terlebih bersifat bisnis,” ungkap H Yusron Hadi.

Baca juga:  PPK dan Panwascam Maronge Sosialisasikan Pilkada Sumbawa

Tidak hanya itu, lanjut Yusron, beberapa spot kawasan strategis yang dianggap konstilasi pembagunan lombok seperti Lombok Tomur, Lombok Tengah dan Kota Mataram yang merupakan pusat konsentrasi pemukiman Lombok juga masuk usulan.
Contohnya di Wilayah Selatan, diusulkan pembangunan jalan baypas lingkar selatan dari Lombok Barat (Dermaga Gili Mas) – Lombok
Tengah (Kawasan Ekonomi Khusus, Mandalika Resort) dan Lombok Timur , tembus pantai ping dengan panjang 177 kilo meter, kebutuhan biaya 3,41 Triliun.

“Nah kalau di Utara seperti Globalhub juga sempat disampaikan ke pak Presiden,” kata
Yusron.

Ditambahkan, akses dari Mandalika-BIL diusulkan pelebaran jalan satu meter kiri dan kanan, sepanjang 25 kilo meter kebutuhan biaya Rp 1,75 Triliun. Untuk ring utara, mulai dati Pemenang, Bayan dan Sembalun sepanjang 80 kilo meter perkirakan kebutuhan Rp 700 miliar.

Baca juga:  Bupati Launching Tuntas Baca Al-qur'an ASN KSB

Selain itu, ada beberapa proyek pusat yang diupayakan dipercepat seperti pembangunan Bendungan Meninting Lombok Barat, luas lahan pembangunan 53 hektare, biaya 1,2 Triliun. Sama halnya dengan Bendungan Bintang Bano KSB Rp 1 Triliun. Sementara untuk Bendungan Beringin Sila Kabupaten Sumbawa ditargetkan akan dikerjakan mulai 2019 dengan luas lahan 161 hektare, kebutuhan angaran 1 Triliun.

Sama halnya rencana Waduk Tanju dan Mila, dapat dipastikan tuntas pembangunannya pada Tahun 2019. (KS/YDS)

News Feed