oleh

Data Kendaraan PLD, Pemprov NTB Gelar Opgab Serentak

OPGAB Bapenda NTBMATARAM, Kabar Sumbawa–Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar operasi gabungan (opgab) pendataan kendaraan Plat Luar Daerah (PLD) secara serentak di 10 kabupaten/kota di NTB.
Sejumlah instansi pemerintah mulai dari Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappeda) NTB, Dinas Perhubungan NTB, hingga Kepolisian Daerah (Polda) NTB bersinergi dalam opsgab yang diselenggarakan selama dua hari, yakni Senin (6/2) dan Selasa (7/2).
Kepala Bappenda NTB Iswandi mengatakan, pendataan dan sosialiasi kendaraan pelat luar daerah dilakukan demi memberi pemahaman kepada masyarakat pengguna kendaraan pelat luar yang sudah menetap cukup lama di NTB untuk mau mutasi.
Dia menyebutkan, setiap tahunnya ada 8 ribu kendaraan pelat luar daerah yang masuk ke NTB. Dari jumlah tersebut, tercatat 3 ribu kendaraan yang telah mutasi ke NTB dan menyumbang sedikitnya Rp 4,3 miliar bagi pendapatan daerah.
“Kalau intens, bisa menambah puluhan miliar,” ujarnya di Mataram, Senin (6/2).
Tim Opgab juga menempelkan stiker untuk kendaraan pelat luar untuk pendataan. Kendati begitu, Pemprov NTB juga ingin mendata kendaraan pelat luar mana saja yang hanya melintas atau telah menetap dalam jangka waktu cukup lama di NTB. Jika hanya beroperasi tak lebih dari tiga bulan, kendaraan pelat luar daerah tidak dipermasalahkan asalkan mengantongi izin surat lapor tiba, terutama kendaraan yang bermuatan komersil seperti bus pariwisata.
“Kalau lebih tiga bulan, diharapkan ada surat pernyataan untuk mutasi. Prioritas kita mendata, sebab ini potensi pajak daerah,” lanjutnya.
Dia mengungkapkan, belum ada sanksi berupa penahanan lantaran belum diatur dalam perundangan yang berlaku. Meski begitu, jika jumlah kendaraan pelat luar terus meningkat, tak menutup kemungkinan adanya peraturan daerah untuk mengatur hal tersebut ke depannya. Opsgab untuk kendaraan pelat luar juga akan dilakukan secara berkesinambungan, setidaknya sekali dalam sebulan. (KS/yds)
Baca juga:  Presiden Serahkan Langsung Buku Tabungan Dana Stimulan Korban Gempa KSB dan KS.

News Feed