oleh

UTS Perkenalkan Pupuk EM4 Kepada Petani Desa Jorok

Mahasiswa UTS Perkenalkan Pupuk EM4
Mahasiswa UTS Perkenalkan Pupuk EM4

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa – Mahasiswa KKN Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) memperkenalkan Pupuk Organik Cair EM4 (Effective Microorganism 4) kepada para petani dan kelompok tani yang ada di Desa Jorok, Kecamatan Unter Iwis. Pupuk yang dikenlkan kepada petani didesa tersebut merupakan salah satu hasil karya mahasiswa UTS yang tergabung dalam Kelompok 3 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Follow Up.

Ketua kelompok KKN UTS angkatan I, Eko Supriyanto SPd pada acara yang berlangsung di aula kantor Desa Jorok Sabtu (10/12/16) lalu, memaparkan beberapa kelebihan dari Pupuk EM4 yang diperkenalkan tersebut, selain pupuk organik dengan kumpulan bakteri fermentasi bahan organik yang berfungsi sebagai penyubur tanah, juga menyehatkan tanaman, memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, meningkatkan produksi tanaman dan menjaga kestabilan produksi, menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman, meningkatkan keragaman mikroba yang menguntungkan untuk tanah.

Baca juga:  Tuntut Penegerian, BEM UNSA Demo Kampus

Selain pengenalan pupuk kegiatan tersebut juga dilakukan demonstrasi bagaiman cara pembuatan pupuk EM4 tersebut, yang dihadiri pemerintah desa,Bhabinkamtibmas, sejumlah kelompok tani dan tokoh masyarakat setempat. selain pengenalan dan demonstrasi juga dijelaskan tentang kelebihan penggunaan pupuk EM4 dibandingkan dengan pupuk sintetik yang telah banyak tersebar di pasaran, pupuk organik EM4 ini memiliki kelebihan yang ramah lingkungan. Selain itu penggunaan pupuk EM4 dapat dikembangkan untuk pembuat kompos, pupuk cair organik, obat-obatan organik maupun fermentasi.

Dalam kegiatan tersebut, terlihat respon dan antusiasme petani yang  mengajukan banyak pertanyaan selama proses demonstrasi. mengingat para petani tertarik dengan pupuk ini karena mudah dibuat dan bahan pembuatannya juga mudah didapatkan yaitu termasuk diantaranya limbah-limbah rumah tangga seperti nasi basi dan sayur-sayuran bekas. Kedepan harapan petani dapat berkreasi sendiri dalam pembuatan pupuk organik sebagai pengganti pupuk sintetik yang terdapat di pasaran, khusus petani yang ada di Desa Jorok yang memiliki kwalitas pertanian yang telah modern dan baik.(KS/002)

News Feed