oleh

Peringatan HKN, Launching Program Germas Tahun 2021

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa — Memeriahkan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-52 telah dilaksanakan berbagai kegiatan, baik yang dilaksanakan di tingkat kabupaten, mapun berbagai lomba yang dilaksanakan di berbagai puskesmas di 24 kecamatan. Puncak peringatan HKN tersebut dilaksanakan di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Kamis (8/12/2016), ditandai dengan launching Program Germas (Gerakan Masyarakat Sumbawa Hidup Sehat) 2021.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadikes) Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Naziruddin Lambadji mengatakan, penanganan masalah kesehatan masyarakat di Sumbawa saat ini telah bergeser. Kalau dulunya lebih fokus pada kegiatan pemberantasan penyakit menular, namun kini justru lebih diprioritaskan penanganan penyakit tidak menular, seperti penyakit Diabetes Milittus (DM), Jantung, Kanker Servik, dan berbagai jenis penyakit tidak menular lainnya.

“Untuk menangani masalah penyakit tidak menular ini, langkah sebaiknya yang harus dilakukan adalah menanamkan pola hidup sehat dengan melakukan olah raga secara teratur dan pola makan yang baik,” ujar H. Nazir.

Baca juga:  KPK Sambangi Kabupaten Sumbawa Gelar Roadshow ACFFest 2015

Dikatakan, persoalan kesehatan tentu tidak lepas dari faktor ketersediaan fasilitas kesehatan bagi masyarakat. Untuk Tahun 2017 mendatang di Pulau Moyo akan segera dibangun fasilitas Puskesmas yang rencananya di bangun di Desa Sebotok Pulau Moyo. Demikian juga terkait rencana relokasi puskesmas Moyo Hulu rencananya juga akan dilaksanakan pada Tahun 2017 mendatang.

Menurut H Nazir, pihaknya mulai tahun ini juga telah meprogramkan 10 Desa Basno (Bebas Buang Air Besar Sembarang Nol) yang rencananya akan dikembangkan menjadi 32 desa.

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H Mahmud Abdullah dalam kesempatan tersebut mengatakan, untuk menjadi sehat banyak hal yang harus diperhatikan, termasuk di dalamnya mempersiapkan sarana dan prasarana penunjang kesehatan. Dengan kondisi keterbatasan anggaran saat ini, Wabup mengapresiasikan petugas kesehatan yang bertugas cukup tangguh dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien.

Baca juga:  Satdamkar Miskin Fasilitas Operasional

“Dengan kondisi yang ada saat ini, mari kita tetap bersemangat  untuk mewujudkan masyarakat Sumbawa yang sehat. Masyarakat belum sepenuhnya melaksanakan pola hidup sehat selalu kita dorong, melalui penyuluhan dan ceramah kesehatan,” ujar Wabup.

Menurut Wabup, pencanangkan Program “Sumbawa Bebas Malaria Tahun 2018”, sangat erat hubungannya dengan kesehatan lingkungan, tentunya dalam menangani kesehatan masyarakat tidak hanya dilakukan oleh jajaran dikes saja, namun partisipasi masyarakat melalui kegaiatan posyandu, sangat besar peran dan manfaatnya bagi masyarakat. (KS/001)

ksbksb ksbksb