oleh

Mobil Puskel Tidak Layak Pakai Masyarakat Batu Lanteh Kesulitan Berobat Ke Puskesmas

-Kesehatan-135 views

Sumbawa Besar,Kabar Sumbawa – Dalam upaya menunjang kinerja dan operasional Khusunya didaerah yang terisolir serta medan yang sulit khususnya di bidang Kesehatan, sudah sepantasnya menjadi prioritas pemerintah daerah. Hal itu yang kini menjadi kendala di UPT Puskesmas Batu Lanteh, dimana dengan luas lokasi dan ditambah dengan medan yang sulit,  Mobil operasional Puskel UPT Batu Lanteh  yang hanya 1 unit yang pengadaannya pada tahun 2004 tersebut kini sudah tidak layak digunakan, dimana kondisinya saat ini dengan atap yang bocor dan tidak bisa lagi digunakan untuk antar jemput bagi pasien , apalagi yang berlokasi di daerah Batu rotok dan sekitarnya.

Baca juga:  Pelayanan Prima Bidang Kesehatan, Perlu Dibentuk Pilot Project

KUPT Puskesmas Batu Lanteh Muhammad Wahyudi yang dikonfirmasi diruang kerjanya Rabu (30/11/16) membenarkan. Bahwa mobil yang mereka gunakan untuk melayani masyarakat saat ini sudah tidak layak pakai, bahkan terkadang pada musim hujan, mobil tersebut bocor dan pasien yang ada didalam mobil harus mengunakan payung, bukan itu saja semua pintu sangat sulit untuk dibuka,

Dalam hal ini, pihaknya mengharapkan adanya penambahan Unit mobil untuk operasional, menginggat kondisi medan dan luas wilayah yang dilayani sangat jauh dan sulit, hal itu penting mengingat masyarakat yang ingin berobat ke Puskesmas harus mengeluarkan biaya yang mahal” bayangkan jika masyarakat dari Desa Batu Rotok dan sekitarnya  jika hendak berobat ke Puskesmas, harus mengeluarkan dana sedikitnya 2 juta per orang dengan menyewakan Jeep ke Puskesmas.

Baca juga:  Kasus Radang Paru Pada Bayi di Sumbawa Cukup Tinggi

Lanjutnya, selain kondisi tersebut, ia juga mengharapkan adanya penambahan petugas medis untuk menambah petugas yang masih kurang di beberapa desa yang ada di Kecamatan Batu Lanteh. Mengingat petugas yang ada saat ini masih sangat kurang.” Mudah – mudahan kedepan pemerintah dapat menambah apa yang menjadi kekurangan, khusunya Mobil Puskel yang menjadi kebutuhan masyarakat dalam upaya memaksimalkan pelayanan bagi pasien yang hendak berobat”.(KS/002)

Komentar