oleh

DPRD Desak Disporabudpar Sikapi Potensi Ai Panas Maronge

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa – Wakil Ketua DPRD Sumbawa H.Ilham Mustami yang kebetulan berasal dari dapil I, meminta dan mendesak pemerintah daerah khususnya dinas Pariwisata sebagai SKPD terkait untuk mengambil langkah-langkah darurat setelah melihat atau terjun langsung meninjau kondisi permandian Ai Panas yang berada di Kecamatan Maronge pada Kamis (24/11/161) bersama Muspika dan aparat Desa Maronge serta sejumlah wartawan.

Dijelaskannya, Dengan keberadaan sumber air panas ini yang telah diketahui bahkan dijadikan obejek wisata serta menjadi lokasi penyembuhan berbagai penyakit oleh masyarakat Sumbawa serta masyarakat dari Kabupaten lainnya yang terdapat di NTB, dan telah booming sejak tahun 2009 hingga sekarang dan dipercaya mengandung manfaat dan khasiat. Dengan demikian seharusnya Pemerintah daerah melalui SKPD terkait sudah semestinya merespon dengan cepat kondisi tersebut, mengingat jumlah pengunjung dengan kapasitas yang ada sudah tidak mencukupi dengan luas lahan yang seadanya.untuk diketahui jumlah pengunjung setiap harinya diatas 500 pengunjung belum lagi ditambah lokasi kendaraan serta lokasi tempat penginapan (rumah singgah) yang masih bersifat swadaya dari pengunjung.”setiap harinya pengunjung membludak namun sikap pemerintah masih jalan ditempat”

Untuk itu, pemerintah daerah harus peka dan segera merespon ini secara cepat, karena ini merupakan lahan masyarakat secara individu, dengan demikian pemerintah bersama Legislatif  harus segera mencari solusi agar lokasi tersebut dapat menjadi milik pemerintah dengan cara hibah. Ia juga heran kenapa lokasi tersebut bahkan di APBD 2017 tidak dialokasikan anggaran untuk membangun lokasi tersebut.

Lanjutnya, dengan demikian DPRD dinas Pariwisata sebagai SKPD terkait untuk mengambil langkah-langkah darurat seperti segera membangun tempat jambanisasi (wc), mushallah, kemudian memperlebar kolam, mengamankan sumber airnya, kemudian yang paling penting adalah akses jalan masuk.

Untuk diketahui Disisi lainnya, nilai lebih dari Air Panas di Maronge pada tahun 2010 sudah dilakukan uji Lab yang dilakukan oleh Laboraturium Dinas Kesehatan Provinsi dan air panas Maronge ini layak untuk diminum.hal itu Berbeda dengan yang ada di Garut, yang terlalu tinggi kandungan belerangnya, maka itu tidak layak untuk diminum. Sedangkan di MAronge ini layak untuk diminum.”katanya” (KS/002)