oleh

Ketua DPW PPP NTB Ingatkan, Pasca Pergantian Ketua DPC Tidak Boleh Ada Perombakan

ketua-dpw-ppp-hj-wartiah
Hj. Wartiah
Ketua DPW PPP

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa–Ketua DPW PPP, Hj. Wartiah memberi pesan khusus kepada pengurus PPP yang baru terpilih hasil Muscab ke-VIII di Kabupaten Sumbawa, Selasa (25/10/2016). Hj. Wartiah berpesan agar seluruh kader saling menghargai. Khusus terkait unsur jabatan para kader PPP yang ada di DPRD Sumbawa, Hj. Wartiah berharap tidak boleh ada perombakan ataupun pergeseran. Karena orang nomor satu di partai Ka’bah wilayah NTB itu menilai bahwa PPP di Kabupaten Sumbawa saat ini sudah cukup berhasil. Tinggal melanjutkan agar lebih baik lagi ke depannya.

“Saya harap tidak ada perombakan. Apalagi harus mengganggu yang sudah ada. Mari sama-sama kita saling menghargai dan benar-benar menghargai perjuangan sesama kader. Termasuk para caleg PP yang sebelumnya gagal,” kata Wartiah.

Baca juga:  Langkah DPP Lapor Pengacara Setnov, Didukung Demokrat KSB

Wartiah berharap pengurus PPP yang baru di Kabupaten Sumbawa lebih fokus terhadap target yang telah ditetapkan partai. Yakni masuk tiga besar secara nasional pada Pemilu 2019 mendatang. Sedangkan khusus di Kabupaten Sumbawa ditargetkan harus bisa menjadi pememang utama.

Ketua terpilih, Rusli Manawari yang dikonfirmasi terkait harapan ketua DPWnya memastikan akan menghormati apapun yang menjadi keputusan pimpinan partai yang lebih tinggi. Terutama terkait unsure jabatan kader PPP yang ada di DPRD Sumbawa seperti yang disebutkan Hj. Wartiah. Sebagai petugas partai, Rusli memastikan akan menjunjung tinggi setiap keputusan partai yang diinstruksikan kepada setiap pengurusnya.

Baca juga:  Pembangunan Pasar Seketeng Didampingi TP4D

Di bagian lain Rusli mengingatkan para kader PPP khususnya di wilayah Kabupaten Sumbawa untuk tetap menjadi kader yang baik dan loyal terhadap partai. Karena itu menjadi kewajiban utama para kader.

“Jangan coba-caba menjadi kader yang nakal. Tidak perlu loyal terhadap saya, tapi loyallah terhadap partai. Kalau itu tidak diindahkan maka lebih baik siapapun kader itu tidak perlu lagi ada di PPP,” tandas Rusli. (KS.001/002)

Komentar