oleh

Tim Penggerak PKK Moyo Hilir Sosialisasikan Pentingnya “Gerakan Cuci Tangan”

Gerakan Cuci TanganSumbawa Besar, Kabar Sumbawa—Memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia, atau lebih dikenal dengan Gerakan Cuci tangan Menggunakan Sabun. Tim Penggerak PKK Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa bekerjasama dengan UPT Puskesmas Moyo Hilir mengadakan sosialiasi kepada bayi dan balita tentang pentingnya cuci tangan menggunakan sabun.

Sri Mulyasa Hasyim Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Moyo Hilir
Sri Mulyasa Hasyim
Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Moyo Hilir

Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Moyo Hilir, Sri Mulyasa Hasyim di sela kegiatan itu, Rabu (19/10/2016) menjelaskan,  bahwa Bangsa Indonesia telah memiliki budaya cuci tangan sebelum makan. Budaya cuci tangan ini sudah ada semenjak zaman nenek moyang kita dahulu dan bersifat turun temurun hingga sekarang ini.

Walaupun sudah ditemukannya sendok yang terbuat dari logam, budaya makan dengan menggunakan lima jari tanpa sendok itu masih tetap ada sampai sekarang. Meski demikian, keberadaan sendok juga digunakan untuk mengambil nasi dan lauk pauk dan dituang kedalam piring makan.

Baca juga:  Bupati Ajak Semua Etnis Bergandengan Tangan Membangun Sumbawa

“Artinya, sendok tidak digunakan sebagai alat untuk menyuap nasi dan lauk pauknya masuk kedalam mulut. Seperti yang dilakukan Bangsa Barat. Atau Bangsa Cina yang menggunakan sumpit sebagai alat untuk makan mereka. Terlepas mau makan dengan lima jari atau dengan sumpit, sendok, sendok garpu, pisau atau dengan tusukan sate dan lain-lain, yang pasti semua itu dilakukan dengan menggunakan tangan, sehingga tangan harus selalu dalam kondisi bersih,” kata Sri.

Dikatakan, dipilihnya bayi dan balita sebagai sasaran sosialisasi dimaksudkan agar sejak dini ditanamkan pengenalan budaya cuci tangan menggunakan sabun, sehingga generasi ke depan lebih peduli kepada kesehatan dirinya agar menjadi generasi sehat, kuat dan cerdas.

Menurut Sri, tangan merupakan bagian dari organ tubuh manusia yang digunakan untuk memasukan makanan dan minuman kedalam mulut. Kecuali dalam keadaan sakit dan koma. Dokter tidak punya cara lain selain memasukkan sari makanan lewat selang kedalam mulut. Selain dipergunakan untuk makan, tangan juga dipergunakan untuk hal-hal yang seperti :  cebok setelah BAB, Kencing, memegang bayi, menceboki anak, menyiapkan makanan, mengobati pasien dan lain sebagainya.

Baca juga:  Ekonomi Maritim Mendorong Majunya Pengembangan Samota

“Untuk itu perlu diingat waktu penting cuci tangan pakai sabun antara lain, sebelum makan, sesudah buang air besar, sebelum memegang bayi, sesudah menceboki anak, sebelum menyiapkan makanan, sesudah mengobati pasien dan lain-lain,” tandasnya. (KS/001)

News Feed