oleh

Bupati Sumbawa, HM. Husni Djibril : “Perawat Merupakan Profesi Mulia”

bupati-sumbawa-pada-wisudah-akferSumbawa Besar, Kabar Sumbawa–Bupati Sumbawa H. M Husni Djibril, B. Sc yang turut menyaksikan acara wisuda Akper Samawa di Gedung Wanita, Senin (17/10/2016) dalam sambutannya mengatakan, menjadi seorang perawat merupakan suatu pilihan hidup bahkan merupakan suatu cita-cita. Tugas perawat bukan hanya memantau perkembangan kondisi pasien saja, dengan melakukan pemeriksaan secara rutin tetapi lebih dari itu tugas perawat juga mengurus berbagai keperluan pasien selama dirawat.

“Perawat merupakan suatu profesi yang mulia. Seorang perawat mengabdikan dirinya untuk menjaga dan merawat pasien tanpa membeda-bedakan dari segi apapun. Setiap tindakan yang dilakukan oleh seorang perawat, akan sangat berharga bagi nyawa orang lain. Seorang perawat juga mengemban fungsi dan peran yang sangat penting dalam memberikan asuhan keperawatan secara menyeluruh kepada pasien,” ujar Bupati Sumbawa.

iklan kampanye

Dikatakan, seorang perawat profesional harus dapat menjadi sosok perawat yang senantiasa menjadi role model dalam memberikan asuhan keperawatan. Kegiatan wisuda angkatan ke- X Akper Samawa merupakan momentum yang menandai keberhasilan mahasiswa dalam menempuh pendidikannya. Namun demikian, wisuda jangan dianggap sebagai akhir dari perjuangan, justru wisuda sejatinya merupakan sebuah langkah awal dari langkah-langkah berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas diri serta mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan. Selain itu, prosesi wisuda tersebut juga merupakan salah satu indikator perkembangan dan gerak maju yang berhasil dicapai di lingkungan lembaga pendidikan Akademi Keperawatan Samawa pada khususnya, dan pembangunan pendidikan dan kesehatan di Kabupaten Sumbawa pada umumnya.

Baca juga:  Promosikan Sumbawa, IISBUD Go To Vietnam

Sebagaimana diketahui bahwa tenaga keperawatan merupakan salah satu komponen dari tenaga kesehatan di daerah yang tersebar di berbagai tatanan pelayanan kesehatan bahkan di desa-desa terpencil. Di samping itu, perawat juga merupakan tenaga kesehatan yang memiliki waktu kontak paling lama dengan pasien dan keluarganya, terutama di rumah sakit dan puskesmas. Hal ini menunjukkan betapa strategisnya peran tenaga perawat dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Penataan dan pemberdayaan tenaga keperawatan tentunya bukan tanggungjawab pemerintah semata, melainkan juga organisasi profesi keperawatan, institusi pendidikan keperawatan, dan masyarakat sebagai pengguna jasa pelayanan keperawatan. Tantangan yang dihadapi tenaga keperawatan ke depan adalah bagaimana mengembangkan pelayanan keperawatan secara maksimal, karena dalam perkembangannya upaya pemenuhan tenaga keperawatan masih belum memadai, baik dari jumlah, distribusi maupun kualitas yang diharapkan.

“Untuk itu, kepada para perawat yang dilantik dan diwisuda pada hari ini, harus benar-benar dapat mengaplikasikan ilmu dan kemampuannya sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” harap Haji Husni sapaan akrab Bupati Sumbawa.

Baca juga:  Peletakan Batu Pertama SMPIT SC Oleh Donatur Asal Kuwait

“Jika melihat tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan kesehatan, baik di tingkat dasar maupun rujukan yang sudah semakin nyata dan terbuka, saya mengharapkan agar para perawat lebih menyadari pentingnya peran dan tanggung jawab terhadap profesi yang disandangnya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kualitas pelayanan kesehatan yang diharapkan masyarakat tidak hanya menyangkut sistem pelayanan yang diberikan, tetapi juga menyangkut ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan serta sumber daya manusia kesehatan yang handal, berkomitmen dan profesional termasuk dari para perawat. Oleh sebab itu, sekali lagi saya berharap, para lulusan Akper mampu menjawab tantangan dunia kesehatan di masa-masa mendatang. Dengan kemampuan yang dimiliki oleh para wisudawan dan wisudawati, hendaknya dapat dimanfaatkan untuk mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam arti luas, yaitu insan-insan yang profesional, berilmu, beramal dan bermoral, sekaligus sebagai pemikir dan pelaku pembangunan di Kabupaten Sumbawa yang kita cintai ini,” kata Haji Husni. (KS/001)

iklan debat