oleh

Lima Tahun Pergelaran Fesmo Belum Menunjukkan Perubahan Signifikan

Lalu Budi
L Budi Suryata, SP
Ketua DPRD Sumbawa

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa – Pelaksanaan kegiatan Festival Moyo (Fesmo) merupakan agenda tahunan, yang diharapkan dapat membawa dampak perubahan bagi perkembangan bidang pariwisata di Kabupaten Sumbawa. Namun sayangnya event yang diharapkan menjadi kebanggan masyarakat Sumbawa tersebut, kini belum bisa dibanggakan. Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Lalu Budi Suryata, SP kepada Kabar Sumbawa, Sabtu (29/09/2016).

Dikatakan, dari hasil evaluasinya selama lima tahun pelaksanaan Fesmo belum terjadi perubahan signifikan terhadap kunjungan wisatawan ke Sumbawa, baik wisatawan nasional maupun internasional. Karena tujuan akhir dari kegiatan ini diharapkan dapat memperkenalkan kearifan lokal, berupa budaya dan adat Sumbawa ke tingkat nasional dan internasional.

Baca juga:  Pemkab Sumbawa Alokasikan 8,25 M Untuk Huntara

Menurutnya, terkait dengan pelaksanaan lebih dilaksanakan secara lebih profesional dengan melibatkan event organizer (EO) yang benar-benar mempunyai kemampuan untuk mengemas dan memoles berbagai agenda yang dilaksanakan. “Saya melihat dari salah satu agenda menarik adalah pawai budaya yang menyuguhkan berbagai adat dan tradisi Sumbawa, jika ini dipoles dengan sentuhan profesional saya yakin akan menjadi sebuah pertunjunkan yang sangat menarik,” ujar Budi.

Kendati demikian, Budi menilai materinya sudah sangat bagus,  hanya saja harus ada sentuhan entertaint yang diserahkan ke profesional dan kafabel. Dirinya berharap Fesmo bisa menasional bahkan mendunia, dengan memperhatikan sisi entertaint dan disentuh secara profesional, “Dengan ide dan gagasan dari kita, tapi kemasannya dilakukan oleh EO profesional, semua sisi harus dipertimbangkan. Setiap tampilan yang disuguhkan akan menjadi sebuah daya tarik dan pesannya tersampaikan. (KS/001)

ksbksb ksbksb