oleh

Tolak Pelantikan Kades Lito, Warga Segel Kantor Desa

Kantor Desa LitoSumbawa Besar, Kabar Sumbawa – Proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Lito diduga terjadi kecurangan sehingga berbuntut pada proses hukum. Terhadap hal itu warga setempat meminta agar pelantikan kades terpilih ditunda, hingga adanya keputusan hukum tetap dari proses hukum yang sedang berjalan. Sebagai bentuk kekecewaan, warga Desa Lito Sabtu sore (24/9/2016) sekitar Pukul 15.00 Wita menyegel kantor desa Setempat. Perwakilan warga yang namanya enggan dipublikasikan kepada wartawan mengatakan bahwa penyegelan kantor Desa Lito berkaitan dengan rencana pelantikan Kades pada Hari Senin (26/9/2016).

“Kami berharap agar pelantikan ditunda sampai adanya keputusan hukum tetap, karena jika dipaksakan dapat mengakibatkan perpecahan di masyarakat Desa Lito,” ungkap warga.

Baca juga:  Program Ini Akan Pacu Pertumbuhan Ekonomi untuk Sumbawa Lebih Maju

Menyikapi hal itu Bupati Sumbawa ‎H. M. Husni Djibril mengatakan, bahwa pemerintahan Husni-Mo akan patuh dan taat kepada hukum.

“Apapun yang terjadi di lapangan kami akan patuh dan taat kepada hukum. Namun jika belum ada putusan pengadilan, kami tidak akan melakukan pelantikan Kades Lito. Makanya tunggu saja proses hukum yang sedang dilaksanakan, “ujar Husni.

Kapolres Sumbawa, AKBP. Muhammad, S.IK mengatakan, pihaknya melalui Polsek Moyo Hulu telah mendatangi TKP dan menghimbau masyarakat Desa Lito untuk sama-sama menahan diri dan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). “Jika ada ketidakpuasan terkait pelaksanaan Pilkades agar diserahkan kepada aturan yang berlaku,” kata Kapolres.

Baca juga:  Ketua DPRD Sumbawa Siap Jadi Orang Pertama Disuntik Vaksin

Terhadap pelaku penyegelan, Kapolres juga telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyelidikan. Tim Reskrim telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan beberapa saksi. Ada beberapa nama yang diduga sebagai pelaku dan akan segera dilakukan pemanggilan. (KS/001)

ksbksb ksbksb

Komentar