oleh

Jaksa Sepakat Dengan GMAK Soal Persepsi Penggunaan DAK

kasi-intel-kejari
Erwin Indrapraja, SH.
Kasi Intel Kejari Sumbawa

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa-Kejaksaan sepakat dengan GMAK bahwa tim penyelidik menemukan bahwa DAK Tahun 2011 dan Tahun 2012 di Pemerintahan Kabupaten Sumbawa Barat digunakan untuk kepentingan lainnya. Hal ini dijelaskan Kasi Intel Kejari Sumbawa, Erwin Indrapraja, SH. usai menerima kedatangan GMAK, Rabu (21/09/2016) di Kejaksaan Negeri Sumbawa.

Menurut Erwin, ternyata di Tahun 2013 tidak dianggarkan. Sehingga dana DAK tersebut tidak bisa terpenuhi kerugian negaranya. Namun GMAK menyampaikan bahwa ada kecurigaan dan dugaan dana DAK Tahun 2012 dilaksanakan tapi bangunannya mangkrak. “Dana DAK 2012 digunakan untuk beberapa kegiatan pembangunan di KSB, namun terhadap perkara ini tidak bisa dikatakan meneruskan perkara DAK yang sebelumnya,”ujar Erwin.

Baca juga:  Komisi I : BUMdes Diharapkan Jadi Stimulan Ekonomi Pedesaan

Sehingga kata Erwin, perlu dilakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bukti Keterangan (pulbuket) di luar dari yang laporan DAK sebelumnya. Karena itu pihaknya meminta laporan tertulis dari GMAK secara resmi. “Kami meminta GMAK membuat laporan tertulis untuk secara resmi, kalau hanya lisan kan tidak ada gunanya, baru kita menelaah. Kalau memang ada dugaan akan dibuat sprint untuk pul data di lapangan untuk membenarkan data yang diberikan GMAK,” kata Kasi Intel Kejari Sumbawa.

pihaknya mengapresiasi langkah yang dilakukan GMAK untuk membantu proses pendalaman dari yang mereka lakukan sebagai salah satu kewajiban warga negara. Dengan catatan data tersebut harus akurat dan tidak dimanipulasi. “Kami masih menunggu laporan tertulis dan dokumen pendukung dari GMAK sebelum kami bertindak,” tandasnya. (KS/001)

ksbksb ksbksb