oleh

5000 Jiwa Di Kecamatan Lape Kesulitan Peroleh Air Bersih

hearing-air-bersihSumbawa Besar, Kabar Sumbawa—Sekitar 5000 jiwa di Kecamatan Lape kesulitan mendapatkan air bersih untuk minum dan keperluan sehari-hari. Untuk mengatasi kondisi tersebut, Selasa (20/9/2016) di ruang rapat Pimpinan DPRD Sumbawa telah dilaksanakan hearing Komisi II DPRD Sumbawa bersama Camat Lape,Kabag APP LPBJ, Manajemen PDAM Batu Lanteh, Dinas PU, Dinas Sosial dan BPBD Sumbawa.

Ketua Komisi II, Abdul Rafiq menjelaskan, dari pertemuan tersebut diperoleh informasi bahwa terdapat sebanyak 5000 jiwa di Kecamatan Lape mengalami kesulitan air bersih untuk minum dan keperluan rumah tangga. Sehingga perlu upaya penanganan dan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut.

Baca juga:  Ditintelkam Polda NTB Baksos di Desa Kuta 

Dikatakan, dari pertemuan itu diperoleh kesimpulan dan saran agar
segera dilakukan penanganan krisis terhadap kekurangan air bersih, sehingga perlu segera ditangani melalui pemetaan titik rawan bencana kekeringan, agar segera dikoordinasikan dengan pihak terkait. Selanjutnya menjadi prioritas program untuk pengadaan sumur bor di beberapa titik rawan bencana kekeringan pada Tahun Anggaran 2017. Termasuk pemanfaatan sumber air yang ada di Kecamatan Lape untuk dilakukan revitalisasi, yang ditindak lanjuti dengan memasang pompa air (Sumber Air Wislik) serta pengurasan sumur pompa PDAM Kecamatan Lape, suply air ke bak penampung yang ada bisa lancar terdistribusi. “Terhadap pengembangan sumber air dari “Pelempat Kesaming” perlu dikawal dan dikoordinasikan dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) di Mataram,” ujar Rafiq. (KS/001/002)

iklan bkbpp

News Feed