oleh

“Optimis” Cetak Sawah Baru Bisa Dituntaskan Sesuai Target Waktu

Ir Talifuddin M.Si kadis pertanian sumbawa
Ir Talifuddin M.Si
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura (Dispertapan)

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa—Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (Disperta-TPH) optimis proyek cetak sawah baru di Kabupaten Sumbawa dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan. Dari target 2700 hektar cetak swah baru di Kabupaten Sumbawa, teralisasi pencetakan seluas 1754,27 hektar. Ada dua klasifikasi dari hasil pengerjaan yang dilaksanakan yakni dari 1754,27 yang bisa diterima baru mencapai seluas 1652,46 hektar, sedangkan yang perlu diperbaiki seluas 101,81 hektar, dan sisanya masih seluas 946,08 hektar masih dalam tahap pengerjaan. “Kendati demikian kami optimis proyek cetak sawah baru di Kabupaten Sumbawa dapat tuntas dikerjakan sesuai target waktu yang ditetapkan,” ujar Ir. Thalifuddin.

Baca juga:  Muscab Ke-VIII PPP Kabupaten Sumbawa, Ridwan Sp Terpilih Sebagai Ketua DPC

Dikatakan, saat dilakukan sinkronisasi data tentang luas capaian cetak sawah baru di Kabupaten Sumbawa beberapa waktu lalu, diakuinya memang terjadi selisih sekitar 300 hektar lebih. Namun setelah turun bersama kedua belah pihak yakni tim dari Disperta-TPH dan Tim Pelaksana Cetak Sawah baru sepakat dengan data tersebut. “Kami tidak ingin menyalahkan siapa-siapa, sehingga untuk memastikan data kami telah turun ke lapangan untuk mengecek kebenarannya. Kendati waktunya semakin mepet, namun masih ada perpanjangan waktu dan sudah disepakati sisa lahan yang belum selesai harus dikejar,” kata Thalif.

iklan kampanye

Terkait rencana distribusi pupuk, tambah Thalif sejauh ini tidak ada perubahan lagi, karena pupuk baru akan didistribusikan setelah cetak sawah baru tersebut selesai dikerjakan. “Belum diputuskan apakah sistemnya kontraktual atau melalui proses lelang belum bisa dipastikan. Namun kami berharap agar cetak sawah baru ini cepat selesai tepat waktu dan tidak ada masalah di lapangan,” tandasnya. (KS/001)

Baca juga:  Prof Din Desak Pemerintah Tentapkan Gempa NTB Menjadi Bencana Nasional

Komentar