oleh

Pentingnya “Wawasan Kebangsaan” Di Kalangan Generasi Muda

Dandim 1607 Sumbawa, Sumanto
Dandim 1607 Sumbawa, Letkol. ARM. Sumanto, S. Sos pada kegiatan Ceramah Wawasan Kebangsaan “NTB Merah Putih” di SMAN 3 Sumbawa Besar,

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa—Seiring dengan modernisasi dan perkembangan tekhnologi informasi yang berjalan sekarang ini banyak pengaruh negatif yang ditimbulkan, seperti maraknya kasus peredaran narkoba, kasus pelecehan sexual, LGBT, perkelahian antar pelajar dan masih banyak kasus lainnya. Untuk menangkal terjadinya degradasi moral anak bangsa ini, diperlukan adanya pemahaman dari generasi muda tentang wawasan kebangsaan.

Dengan semakin kuat dan kokohnya pemahaman tentang wawasan kebangsaan diyakini dapat menjadi benteng kokoh dari pengaruh-pengaruh negatif yang ditimbulkan dari perkembangan tekhnologi dan informasi tersebut. Hal ini disampaikan Dandim 1607 Sumbawa, Letkol. ARM. Sumanto, S. Sos pada kegiatan Ceramah Wawasan Kebangsaan “NTB Merah Putih” di SMAN 3 Sumbawa Besar, Senin (8/8/2016).

iklan kampanye

Dikatakan, Pemberian ceramah tentang wawasan kebangsaan ini merupakan kegiatan dalam rangka memperingati HUT RI ke-71, secara serentak dilaksanakan oleh seluruh jajaran Kodam IX Udayana di berbagai sekolah dan perguruan tinggi, mulai dari tingkat SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi (PT).

Baca juga:  560 Penggalang Ikuti DianPinru 2019 di Bumi Perkemahan Marente

Menurut Dandim, di kalangan generasi muda telah terjadi degradasi moral, tidak hanya di kota-kota besar saja, namun pengaruhnya sudah berdampak pada generasi muda di Sumbawa.

“Generasi muda sebagai penerus perjuangan bangsa dan cikal bakal perjuangan  bangsa harus diperkuat mental dan moralnya, sehingga tumbuh menjadi seorang yang berjiwa nasionalisme, Apalagi terpaan isu-isu tertentu yang ingin agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang bodoh, narkoba, free Sex,geng motor, LGBT. Secara pribadi semua elemen termasuk di Kabupaten Sumbawa sudah terkena dampak globalisasi dan modernisasi,” ujar Dandim.

Ditambahkan, pemberian materi wawasan kebangsaan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat untuk menghindari dan memerangi hal-hal negatif seperti narkoba, komunisme, miras dan segala bentuk yang merusak sendi-sendi bangsa. Karenanya pihaknya berupaya di setiap kecamatan dapat memberikan satu materi, yang diharapkan sebulan ini dapat diselesaikan. “Ada sekolah yang tidak mau menghormati bendera merah putih kami sadarkan jiwa nasionalismenya, siapa lagi kalau bukan generasi muda yang memperjuangkan bangsa ini ke depan,” tandasnya. (KS/001)

Baca juga:  Mahasiswa UTS Terpilih Sebagai Duta Mahasiswa GenRe NTB