by

Pansus : Belum Memuaskan Proses Pelaksanaan Program Fisik Serta Minimnya Kontribusi PAD

Pansus dewanSumbawa Besar, Kabar Sumbawa – Laporan Panitia Khusus DPRD Kabupaten Sumbawa Terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2015.

Banyak memberikan masukan dan saran kepada pemerintah daerah serta beberapa catatan dan penekanan terhadap hal penting dari hasil turun lapangan.dapun hal yang dimaksud secara umum seperti,analisa keuangan (Derajat desentralisasi)yang dianggap masih rendah disebabkan minimnya kontribusi PAD dari keseluruhan pendapatan daerah.dalam hal ini pansus berharap kepada Pemerintah Daerah peningkatan tersebut dapat mengalinya melalui potensi PAD lainnya dan mengoptimalkan capaian PAD atas potensi yang telah terdata seperti.Rasio ketergantungan keuangan daerah, Rasio kemandirian keuangan daerah, Rasio efektifitas dan efisiensi pendapatan asli daerah dan Derajat Kontribusi BUMD.

Laporan Pansus DPRD yang di bacakan Salamuddin Maula tersebut juga memberi beberapa catatan penting tentang proses Pelaksanaan Program,seperti Program Fisik Infrastruktur yang berkaitan dengan sarana dan prasarana pengairan, seperti cekdam, bendungan dan air bersih, dimana hasilnya tidak memuaskan dan mengalami rusak berat. Pansus berharap ke depan agar program fisik tersebut harus dilakukan perencanaan dan pengkajian mendalam serta harus mendapat pengawasan ketat dalam pelaksanaannya.

Baca juga:  Jaga Netralitas, Dana Bansos Dicairkan Pasca Pemilu

Salah satu contoh adalah rehab bendung tiu rokam di liang petang Kecamatan Moyo Hulu, Rehab Bendung Tiu Angat Kecamatan Moyo Hulu, Rehab Bendung Brang Rures Atas di Tiu Bulu Kecamatan Alas Barat kondisinya rusak parah, Pengadaan dan pemasangan Perpipaan AB di Desa Jorok dan Desa Tengah Kecamatan Utan, saat ini keberadaannya belum bisa dimanfaatkan fungsinya oleh masyarakat karena banyak masalah. diantaranya terjadi kerusakan jaringan, endapan dan sedimentasi, air yang tidak mengalir dan kebiasaan warga masyarakat yang lebih nyaman dengan air sumur.

Disamping itu pula pembangunan jaringan drainase di SMKN 1 Alas Kecamatan Alas mengalami sedimentasi berat sehingga limpahan air dari gunung dan lapangan memenuhi halaman dan ruang kelas SMKN 1 Alas, Pansus juga melihat saluran pembuangan air yang melewati tembok pagar SMKN 1 Alas tidak langsung terbuang ke laut karena dihadang jalan raya. Oleh karenanya perlu dibuat saluran pembuangan yang lebih lebar.permasalahan tersebut diatas belum lagi ditambah dengan program fisik yang ada dalam paket pekerjaan.(KS/002)