oleh

Bidan Diharapkan Mampu Tingkatkan Perannya

tmp_12784-13884550_280515125644443_43438765_n1380735734Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa–Keberadaan bidan diharapkan mampu meningkatkan perannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Peningkatan bidan ini sangat diperlukan dalam menunjang upaya peningkatan mutu dan derajad kesehatan masyarakat. Berkaitan dengan hal tersebut seiring dengan HUT ke–65, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Sumbawa digelar kegiatan seminar sehari dengan mengusung tema “Peran bidan dalam meningkatkan kualitas hidup ibu dan anak melalui Gold Star makanan ibu dan bayi”, yang berlangsung pada Kamis (28/07) di Aula lantai III Kantor Bupati Sumbawa.

Ketua IBI cabang Sumbawa – Hj. Ummy Kalsum, S.ST M.Mkes dikonfirmasi usai seminar tersebut mengatakan, bahwa kegiatan seminar sehari dalam rangka HUT IBI ke – 65 sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi tenaga bidan yang ada di Kabupaten Sumbawa. Kedepannya, bidan diharapkan dapat selalu meningkatkan kualitasnya sehingga apa yang menjadi harapan bersama yakni penurunan angka kematian ibu dan anak dapat ditekan. Mengingat, Millenium Development Gold (MDG) masih ada raport merah, yakni upaya pengentasan HIV, penurunan angka kematian ibu dan anak yang masih tinggi, ujar Hj. Ummy Kalsum.

iklan kampanye

Sejauh ini, peran dan tugas bidan selaku pendidik, pengolah, peneliti, yang menjadi satu keterpaduan yang nantinya pada tujuan akhir untuk menekan angka kematian ibu dan balita. Selain itu, peran bidan tidak lepas dari etika yang harus ditaati, sebab peran bidan harus mampu bekerja dangan baik di masyarakat. “Bukan hanya memberikan pelayanan semata, tapi menjaga sikap melayani masyarakat, sikap dalam berinteraksi sosial dengan masyarakat sangat penting bagi figur bidan”, tambah Ummy Kalsum.

Baca juga:  Hingga Maret, 104 Kasus DBD Terjadi di Sumbawa

Karenanya, ia berpesan agar para bidan harus mampu meningkatkan kapasitas dirinya, tidak hanya merasa puas dengan ilmu yang telah dimilikinya, tapi harus selalu dapat mengembangkan diri melalui pendidikan formal maupun non formal, salah satunya seminar yang diadakan saat ini, dalam rangka peningkatan pengetahuan serta wawasan bidan untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat luas, sehingga masyarakat benar–benar mencintai sekaligus merasa memiliki figur sang bidan, harap Ummy Kalsum.

Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Sumbawa, Drs. Didi Darsani APT mengatakan, IBI merupakan salah satu organisasi profesi yang cukup besar dan anggotanya tersebar hingga ke pelosok desa, sehingga bidan diharapkan mampu memahami masalah gizi dan lingkungan, meskipun hal itu bukan ranah profesinya. “Karena bidan bukan sekedar mengetahui persoalan persalian, kesehatan ibu dan anak, tetapi masalah imunisasi dan lainnya sangat perlu peran dan bantuan bidan, misalnya masyarakat yang membutuhkan pemahaman untuk mendapatkan akte kelahiran, BPJS, dan sebagainya,” kata Didi.

Baca juga:  Bupati Buka Seminar dan Pelayanan Kesehatan Gratis

Ditambahkan, kompetensi bidan harus terus ditingkatkan. sejauh ini keberadaan bidan di masyarakat dinilainya cukup baik, “Kalau dulu hanya fokus pada persoalan persalinan, sekarang ini harus terjun dalam persoalanan pelayanan imunisasi dan gizi, tandasnya. (KS/001)

iklan debat