oleh

“Jika Perguruan Tinggi Lain Tidak Diundang”. Wapres Diprediksi Batal Kunjungi Unsa

Bupati Sumbawa Bersama Danrem NTB
HM. Husni Jibril, BSc. Bupati Sumbawa bersama Letkol Inf. Farid Makruf, MA, Danrem 162/Wira Bhakti

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa-Salah satu agenda kunjungan Wapres RI, Muhammad Jusuf Kalla di Sumbawa yakni memberikan kuliah umum di Universitas Samawa (UNSA) di jalan By Pass Sering, Desa Kerato, Kecamatan Unter Iwes. Hanya saja, rencana tersebut dikabarkan bisa saja berubah dengan kata lain Wapres RI tidak jadi menyambangi UNSA.

Informasi yang berhasil dihimpun beberapa jam terakhir, diketahui bahwa Wapres memang berencana untuk memberikan kuliah umum di Unsa (Universitas Samawa) dengan catatan bahwa para pesertanya berasal dari semua kalangan Perguruan Tinggi se Kabupaten Sumbawa. Sebaliknya, jika pihak UNSA mengekslusifkan diri untuk tidak mengakomodir mahasiswa perguruan tinggi lain atau mengekslusifkan diri, maka Wapres urung datang untuk memberikan kuliah umum di Unsa.

iklan kampanye

Sinyalemen itu ternyata sampai ke telinga Bupati Sumbawa, HM. Husni Jibril, BSc. Usai mengikuti apel gelar pasukan Satgas Pam VVIP di halaman kantornya, Selasa (19/07/2016). Bupati Sumbawa yang didampingi Danrem 162/Wira Bhakti, Letkol Inf. Farid Makruf, MA, terlihat sedang menerima telpon dari salah seorang tokoh nasional asal Sumbawa. Intinya sama, penelpon tersebut menginformasikan bahwa Wapres RI tersebut, tidak akan masuk ke Unsa jika pihak Unsa mengeklusifkan diri, tanpa mengundang atau menerima mahasiswa lain dalam kuliah umum yang akan disampaikan Wapres.

Baca juga:  369 Jamah Calon Haji Sumbawa Laksanakan Manasik

Terkait hal ini, Bupati Sumbawa, HM. Husni Jibril, kepada wartawan memberikan konfirmasi, bahwa memang ada informasi tersebut. Hanya saja kata Bupati bahwa tawaran para pihak yang berada di balik itu akan disatukan dan dikomunikasikan. Sehingga diharapkan akan lahir sebuah kesepakatan bahwa Unsa juga mengundang perguruan tinggi lain dalam kuliah umum tersebut. “Tawaran-tawaran dari UTS dan UNSA akan kami satukan dan bersama akan kita komunikasikan. Terhadap hal ini sepertinya akan lahir sebuah kesepakatan,” tandasnya singkat. (KS/001)

iklan debat