by

Sambut Idul Fitri Digelar Operasi Ramadhania

Polres Ops Ramadhania
AKBP Muhammad SIK
Kapolres Sumbawa

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa—Polres Sumbawa akan menggelar Operasi Ramadhania 2016. Operasi ini mulai dilaksanakan pada 30 Juni mendatang yang ditandai dengan gelar pasukan di Mapolres Sumbawa. Sebagai persiapan menyambut Idul Fitri ,kepolisian akan membangun enam pos yang terdiri dari dua Pos Pelayanan (Posyan) dan empat Pos Pengamanan (Pospam). Pos ini akan ditempatkan di beberapa titik yang dianggap rawan dan padat keramaian. “Kami bangun Pos di Alas, Terminal Sumer Payung, Simpang Badas, Bandara, Pusat Pertokoan yang dinilai sebagai tempat konsentrasi massa, dan Simpang Boak,” ujar Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK di ruang kerjanya, Senin (27/6).

Demi suksesnya operasi ini, Kapolres akan menerjunkan 124 personil dan melibatkan institusi terkait lainnya. Selain Operasi Ramadhania, pihaknya juga tetap menggelar Operasi K2YD (Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan) guna mengantisipasi dan menjaga situasi tetap kondusif terutama menjelang, saat dan setelah Lebaran Idul Fitri. Dari dua operasi ini, diharapkan akan memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemudik, pengguna jalan, maupun masyarakat yang menikmati suasana lebaran.

Baca juga:  Korem 162/WB Naik Status Menjadi Type A

Sebelum operasi dilaksanakan, pihaknya juga telah melaksanakan latihan pra operasi (Lat Pra Ops) kepada anggota satgas yang terlibat dalam operasi tersebut. Dalam kegiatan itu, mereka diberikan petunjuk dan arahan, terkait tugasnya dalam operasi ramadhania mendatang. ‘’Ini adalah untuk memberikan petunjuk-petunjuk dan arahan kepada anggota satgas atau anggota yang terlibat dalam operasi tesebut. Bagaimana cara bertindaknya, bagaimana tugas-tugas pokoknya, bagaimana koordinasinya, bagaimana pelaporan dan lainnya yang berkaitan dengan operasi,’’ kata Kapolres.

Dijelaskan, kalau operasi ini sifatnya kemanusiaan, jadi hanya memberikan pelayanan ke masyarakat. Tidak ada kegiatan yang bersifat penindakan. ‘’Jadi kita hanya simulasi berkaitan dengan pelaporannya saja. Karena kita bukan menghadapi masa secara represif. Operasi ini bersifat terbuka dan kemanusiaan. Tidak seperti operasi penindakan lainnya,’’ tandas Kapolres. (KS/YD)