oleh

Sumbawa Berpeluang Mendapatkan Penghargaan WTN Ketiga

ketua TIM penilai WTNSumbawa Besar, Kabar Sumbawa–Kabupaten Sumbawa pada tahun ini kembali dinilai oleh Tim Penilai Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Kementerian Perhubungan RI, terkait membangun dan mewujudkan kinerja penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan. Dari hasil penilaian sementara, Kabupaten Sumbawa masih dianggap baik. Sehingga berpeluang meraih penghargaan WTN untuk ketiga kalinya.

Ketua Tim Penilai WTN Yulie Wulandari, SE yang ditemui wartawan usai pertemuan dengan Wabup Sumbawa Selasa (21/6) menjelaskan, untuk tahun 2015 Kabupaten Sumbawa masuk dalam kategori lalulintas yang diangap baik. Sementara untuk 2016 pihaknya masih dalam proses penilaian untuk hal yang sama. ‘’Hasil akhir memang belum bisa kita sampaikan. Karena tergantung hasil verifikator dari pusat juga. Jadi secara umum kondisinya dianggap baik. Dari penglihatan kami, memang masih dibilang baik,’’ ujarnya.

iklan kampanye

Dikatakan, ada beberapa item yang dinilai dalam Wahana Tata Nugraha ini. Seperti aspek sarana, itu dilihat dari kelayakan angkutan umum yang ada. Kemudian kelengkapan fasilitas pendukung seperti rambu-rambu dan lainnya. Kondisi jalan raya setempat. Serta perilaku pengguna jalannya dan lalulintas itu sendiri. ‘’Untuk pengumumannya nanti September 2016. Tapi kita sedang menunggu jadwal dari Presiden Jokowi,’’ tukasnya.

Baca juga:  Membandel, Puluhan Pedagang Pasar Seketeng Ditertibkan

Menanggapi hal itu Ketua DPRD Sumbawa L Budi Suryata SP yang dimintai tanggapannya terkait penilaian ini menyatakan, kalau penilaian ini sangat penting dilakukan. Sehingga ketertiban berlalulintas di Kabupaten Sumbawa bisa terus terjaga. ‘’Masukan kami ke Pemda, terhadap hasil penilaian sementara dari Kementerian tadi. Seperti sejumlah titik harus dibenahi, zebra cross harus dilakukan pemeliharaan secara berkala. Kami berharap juga penilaian itu tidak hanya dilakukan di dalam kota Sumbawa, tapi juga di Kecamatan. Sehingga budaya tertib berlalulintas, dan budaya dalam menjaga sarana dan prasarana umum ini dapat kemudian terimplementasikan dengan baik di Kecamatan. Kami juga medorong penganggaran untuk hal itu,’’ tandasnya. (KS/YD)

Baca juga:  Komisi III Minta PUPR Analisah Bendung Leseng