oleh

Merasa Dihantui, Terduga Pelaku Serahkan Diri Ke Polisi

AKP Satrio Kapolsek Lape
AKP Satrio
Kapolsek Lape

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa—Merasa dihantui, RW terduga pelaku pembunuhan Sukriadi di Dusun Ngali, Kecamatan Lape menyerahkan diri pada Selasa (14/06/2016) malam ke Mapolres Sumbawa. Sebelum menyerahkan diri dari pelariannya di Surabaya RW merasa selalu dihantui korbannya.Hal tersebut diungkapkan RW kepada aparat Kepolisian Sektor Lape yang membawanya ke Mapolres Sumbawa, Rabu (15/06/2016).

Kapolsek Lape, AKP. Satrio, menyebutkan, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap RW, kepada polisi, RW mengaku kasus ini berawal ketika dia berpapasan dengan korban saat pulang dari sawahnya. Saat berpapasan di jalan yang gelap, korban hendak mencabut parangnya. Karena saling mengenal, korban tidak jadi mencabut parangnya. Namun setelah berjalan beberapa langkah korban kembali dan hendak mencabut parangnya. Melihat kondisi itu, RW terlebih dahulu merampas parang korban.“Saat itu, korban mengatakan kepada pelaku bahwa dia masih memiliki pisau. Mendengar hal itu, RW langsung menebaskan parangnya ke arah korban sebanyak dua kali. Pada tebasan pertama, korban berhasil menghindar, namun pada tebasan kedua, korban tidak lagi mengeluarkan suara. RW kemudian bertanya apakah korban terkena tebasan kedua itu. Setelah beberapa saat, korban tidak menjawab.

Baca juga:  Waspada, Kasus Curanmor Muncul Lagi

RW kemudian menyentuh parang yang dipegangnya itu. Ternyata parang itu telah berlumuran darah.

Karena panik, RW  kemudian berlari meninggalkan korban sambil membawa parang yang digunakan untuk menebas korban. Di tengah jalan, RW juga berpapasan dengan salah seorang saksi.

Saksi yang menggunakan sepeda motor itu melihat RW membawa sebilah parang yang dikepit di pahanya. Karena khawatir, RW kemudian membuang parang itu di ladang kacang hijau di sekitar lokasi. Sesampainya di Dusun Ngali, RW meminta kepada keponakannya untuk diantar ke Kecamatan Utan. Setelah itu, dia menumpang kendaraan ekspedisi ke Surabaya. “Di sana, RW bahkan sempat menyewa kos-kosan. Selama pelariannya, RW selalu dihantui oleh korban. Akhirnya, dia memutuskan untuk kembali ke Sumbawa dan menyerahkan diri,” terang Kapolsek Lape.

Ditambahkan, terhadap kasus ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap RW, untuk mengetahui apa motifnya di balik kasus ini. Sebab sejauh ini belum jelas motif sebenarnya yang menjadi pemicu kasus tersebut. “Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan tersangka lain,” tandasnya.

Baca juga:  Ini Harapan Danrem Saat Sertijab Pamen Jajaran Korem 162/WB

Kapolres Sumbawa, AKBP. Muhammad SIK dikonfirmasi tentang kasus ini membenarkan bahwa pada Selasa malam (14/6) telah datang seorang laki-laki ke Mapolres Sumbawa untuk menyerahkan diri. Dan mengaku bahwa yang bersangkutan merupakan pelaku kasus pembunuhan yang terjadi sekitar Bulan April 2016 di Desa Ngali Kecamatan Lape. Menanggapi kasus ini Polres Sumbawa berkoordinasi dengan Polsek Lape, dan untuk sementara terduga pelaku diamankan di Mapolres Sumbawa untuk dilakukan pendalaman.”Baru satu tersangka yang mnyerahkan diri, kemungkinan adanya tersangka lain sedang kami mlakukan pendalaman,” pungkas Kapolres Sumbawa. (KS/YD)