by

Rumah Ketua Timses Husni-Mo Dilempar Orang Tak Dikenal

rumah samsul fikri di lemar orang
Rumah kediaman Ketua Tim Sukses Husni-Mo, Syamsul Fikri AR, SAg, MSi dilempar orang tak dikenal

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa—Rumah kediaman Ketua Tim Sukses Husni-Mo, Syamsul Fikri AR, SAg, MSi dilempar orang tak dikenal. Kuat dugaan pelemparan itu dilatarbelakangi pernyataannya di sejumlah media terkait tanggapannya tentang tudingan Ketua Fraksi Hanura DPRD Sumbawa yang menilai 100 hari Pemerintahan Husni-Mo belum dapat dikatakan Hebat dan Bermartabat.”Selama ini saya tidak pernah merasa mempunyai musuh, tetapi saya memandang tindakan yang dilakukan ini mencerminkan rasa ketakutan dari pelakunya,” ujar Fikri.
Dikatakan, pelemparan rumahnya itu baru diketahui Selasa pagi (14/6) sekitar pukul 8.00 (WITA), saat itu dirinya ingin memastikan kondisi genteng kamar tidurnya yang bocor akibat hujan yang terjadi pada Rabu malam. Namun tak disangka tidak jauh dari genteng kamar tidur utama tersebut masih bertengger batu sebesar kepalan tangan orang dewasa tepat di sudut talang rumahnya. ”Biasanya hujan lebatpun kamar utama tidak pernah bocor, kenapa hujan kali ini tiba-tiba kamarnya bocor, inilah yang mendorong saya untuk mengecek kondisi genteng dengan bantuan kerabatnya. Dan ternyata dugaan saya benar ada orang yang sengaja melemparnya,” tandas Fikri.
Dijelaskan, selama 5 hari sejak hari Kamis (9/6) dirinya bersama keluarga berada di Mataram untuk urusan dinas dan keperluan keluarga, namun sekembalinya dari Mataram pada hari Selasa malam sekitar jam 20.00 Wita melihat kamarnya dalam kondisi bocor, kemudian pagi harinya dilihat diatas talang rumahnya ditemukan batu. “Kejadian ini merupakan kejadian biasa, karenanya saya tidak melaporkan hal ini kepada polisi, bagi saya ini adalah resiko berpolitik. Hanya saja caranya yang sangat saya sayangkan, karena saat ini bukan lagi politik Yunani Kuno yang suka main belakang,” tegas Fikri.
Ditambahkan, sebagai Ketua Timses Husni-Mo sekaligus ketua partai tindakan ini merupakan tindakan intimidasi. “Saya tidak menuduh siapa pelakunya tetapi saya berasumsi hal ini erat kaitannya dengan pernyataan saya di media. Saya tidak pernah takut sepanjang saya benar, bagi saya ini belum seberapa kecuali keluarga saya disentuh, maka sampai lubang semut akan saya kejar,”ungkapnya tegas. (KS/YD)