oleh

Polisi Kantongi Calon Tersangka Kasus Pembakaran Bus Surya Kencana

Kapolres Sumbawa
AKBP Muhamad, SIK
Kapolres Sumbawa

Sumbawa Besar. Kabar Sumbawa, Kepolisian Resort Sumbawa saat ini sudah mengantongi beberapa identitas dan nama terduga pelaku pembakaran Bus Surya Kencana yang terjadi di Kecamatan Maronge belum lama ini.

Kapolres Sumbawa Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Muhammad SIK yang ditemui Kabar Sumbawa diruanganya, Kamis (19/5) mengatakan, terkait dengan kasus pembakaran tersebut, pihaknya sudah melakukan pengembangan serta pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi dan dalam waktu dekat, kasus ini akan mulai dilakukan gelar perkara. Gelar perkara ini dilakukan sebagai upaya untuk menentukan calon diduga tersangka dalam kasus pembakaran ini. Mengingat sampai dengan saat ini pihaknya sudah mengantongi identitas dan nama dari para terduga tersangka. “Kami sudah mengantongi identitas dan nama dari para pelaku ini, nanti tinggal kita gelarkan saja untuk lebih mengarah kepada calon tersangka dalam kasus ini,” ungkapnya.

iklan kampanye

pembakaran bus surya kencanaDisinggung dengan kasus pembakaran sebelumnya Kapolres belum bisa memastikan apakah terduga pelaku ini merupakan orang yang sama dengan kasus pembakaran Bus sebelumnya di Lokasi yang hampir berdekatan tersebut. “Kami belum bisa memastikan mengenai hal tersebut,” ungkap kapolres, seraya mengatakan, untuk kasus pembakaran di lokasi kedua ini pihaknya sudah meminta keterangan para saksi dan terduga tersangka juga sudah ada. Sementara untuk kasus sebelumnya pihaknya belum ada satu orangpun yang bisa memberikan kesaksian terkait dengan pembakaran ini. Sehingga pihaknya kesulitan untuk menentukan tersangka dalam kasus tersebut.

Baca juga:  Paryono SH MH: Program JMS Terobosan Baru Kejaksaan Sumbawa

Seperti diberitakan sebelumnya, pembakaran bus dengan jurusan Bima—Surabaya ini terjadi, Minggu (8/5) sekitar pukul 17.30 Wita. Memasuki Dusun Maronge, Desa Maronge, bus tersebut hendak menyalip pengendara sepeda motor Mio. Namun di saat bersamaan dari arah berlawanan muncul sebuah mobil. Untuk menghindari tabrakan, bus bernopol EA 7396 S kembali ke lajur semula. Namun naas bodi bus menyenggol sepeda motor menyebabkan pengendara terjatuh. Akibatnya, dua orang luka-luka, satu di antaranya patah tulang. (Ron)