oleh

BPM-LH Turunkan Tim Pengawas Lingkungan ke Lokasi Illegal Mining

Dirmawan
Ir. Dirmawan
Kepala Badan Penanaman Modal dan Lingkungan Hidup (BPM-LH) Sumbawa

Sumbawa Besar. Kabar Sumbawa, Badan Penanaman Modal dan Lingkungan Hidup (BPM-LH) Kabupaten Sumbawa mengirimkan pengawasan lingkungan ke lokasi tambang emas illegal di desa Juran Alas, Kecamatan Alas. Pasalnya sampai dengan sejauh ini penambangan illegal sudah menjadi primadona untuk terus dijamah. Bahkan  sampai dengan sejauh ini sudah memakan korban jiwa.

Kepala Badan Penanaman Modal dan Lingkungan Hidup (BPM-LH) Ir Dirmawan yang ditemui wartawan, Senin (9/5) mengatakan, tujuan diturunkan tim tersebut adalah untuk mengetahui secara pasti kerusakan lingkungan di wilayah yang ada di daerah tersebut. Selain itu tim tersebut juga diturunkan sebagai bahan pertimbangan Bupati untuk menutup lokasi tersebut (tambang emas illegal,red). Kalau lebih banyak mudharatnya sudah seharusnya ditutup supaya tidak berdampak yang lebih besar lagi. “Hari ini (kemarin, red) kami sudah mengirimkan 4 dan dari dinas Pertambanagn 2 orang untuk melakukan investigasi terkait dampak kerusakan lingkungan di lokasi tambang rakyat tersebut,” ujarnya.

iklan kampanye

Tentunya dalam pengawasan ini pihaknya juga melibatkan tim pengawas dari dinas pertambangan untuk bersama-sama melakukan pengawasan di lokasi tersebut. Tidak kala penting dalam pengawasan ini adalah peran serta dari masyarakat sekitar untuk bisa melakukan pengawasan secara bersama-sama sehingga apa yang sudah menjadi hajat bersama bisa terealisasi. “Kami berharap dukungan serta masyarakat untuk bisa melakukan pengawasan bersama, karena apabila hal ini terus dibiarkan maka akan berakibat fatal bagi keberlansungan kehidupan yang ada di wilayah tersebut,” pungkasnya. (Ron)

iklan debat
Baca juga:  Hijrah Dideklarasikan Sebagai Desa STBM Kabupaten Sumbawa