oleh

Mantapkan Kinerja Petugas PKH Disos Gelar Rakor

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa — Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa melakukan Rapat Kordinasi (Rakor) terkait dengan para petugas Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2016. Kegiatan tersebut berlansung di Wisma Daerah, Kamis (28/4). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sumbawa yang diwakili oleh Staff Ahli Bidang Pemberdayaan Masyarakat Ir Mustaf, Camat yang sek Kecamatan Sumbawa, Kepala BPS dan Kepala BPJS

Kepala Dinas Sosial Drs M Ikhsan Safitri M.Si dalam sambutannya mengatakan, Masalah kemiskinan merupakan masalah krusial yang dihadapi oleh  Kabupaten Sumbawa. Bahkan isu kemiskinan ini bukan hanya terjadi di daerah ini melainkan ini sudah menjadi isu global. Sehingga masalah ini menjadi isu yang  sangat penting untuk dituntaskan. Bahkan beberapa orang mengatakan bahwa masalah kemiskinan ini sifatnya structural dan kultural. Sehingga dengan kehadiran teman-teman petugas PKH sangat diapresiasi sekali sehingga masalah pengentasan kemiskinan ini bisa mengalami penurunan.

Disebutkan Kadis, Khusus untuk Sumbawa jumlah masayarakat yang menerima bantuan iuran sosial serta kartu jaminan kesehatan nasional itu sudah diatur didalam surat menteri social tanggal 9 Desember Tahun 2015 yang berjumlah tidak kurang dari 172. 638 jiwa. Artinya bahwa bagi yang menerima kartu tersebut sudah dikategorikan kepada masyarakat miskin. Tentunya hal tersebut berbanding terbalik dengan angka tahun sebelumnya yaitu 161 Ribu lebih di tahun 2015. Artinya ada peningkatan 11 ribu lebih orang yang miskin di Sumbawa. “ Kami berharap dengan adanya Rakor ini kita bisa menyamakan langkah untuk mengentaskan masalah kemiskinan ini,” ungkapnya.

Baca juga:  Pembangunan Zona Integritas, Pondasi Pemkab KSB Wujudkan WBK dan WBBM

Salah satu cara agar angka tersebut bisa diturunkan lanjut Kadis adalah tim koordinasi harus solid dalam pengentasan masalah ini yang diketuai oleh Wakil Bupati Drs H Mahmud Abdullah. Selain itu kepada semua SKPD harus bisa focus dan kalaboratif dalam pengentasan masalah ini. “  Kalau dua hal tersebut bisa mengambil peran masing masing maka tidak ada yang tidak mungkin untuk menyelseikan masalah klasik ini (Kemiskinan,red),” ungkapnya, seraya mengatakan, intinya dalam pengentasan masalah ini perlu diambil langkah “keroyokan”. Artinya bahwa masing masing SKPD akan mengambil peran masing masing sehingga hal ini akan mudah terpecahkan.

Sementara itu Wakil Bupati Sumbawa yang diwakili oleh Staff Ahli Bidang Pemberdayaan Masyarakat Ir Mustafa mengatakan, pemerintah Kabupaten Sumbawa akan terus berupaya menekan angka kemiskinan dari tahun ke tahun melalui berbagai program pembangunan. Salah satunya adalah dengan program PKH ini. Program ini diharapkan dapat meningkatkan jangkauan pelayanan dan aksesbilitas masyarakat tidak mampu terhadap pelayanan pendidikan dan kesehatan. Mengingat jumlah peserta PKH di kabupaten Sumbawa masih cukup besar sekitar 9.527 keluarga sangat miskin (KSM). Maka Rakor ini diharapkan dapat memadukan dan mengefektifkan pelaksanaan program keluarga harapan di lapangan. “ Kami berharap kepada semua pihak untuk mendukung sekaligus memfasilitasi dalam pelaksanaan program ini,” ungkapnya.

Baca juga:  Bupati Sumbawa Teken Kerjsama dengan Rektor ITN Malang

Tidak hanya itu lanjutnya, pihaknya berharap kepada semua SKPD untuk bisa mensingkronisasikan kegiatan-kegiatan yang ada dalam pelaksanaan PKH di kabupaten Sumbawa. tentunya tujuan akhir dari hal tersebut adalah dalam rangka menurunkan angka kemiskinan yang merupakana masalah klasik untuk dituntaskan.

iklan bkbpp

News Feed