oleh

Panen Raya Jagung Dan Pengolahan Pakan Ternak

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa — Sektor pertanian masih menjadi sumber kehidupan bagi sebagian besar penduduk Kabupaten Sumbawa, dengan salah satu hasil pertanian yang jumlahnya cukup banyak yaitu tanaman jagung. Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril, Selasa (19/4/2016) turun langsung untuk menyaksikan Panen Raya Jagung dan Pengolahan Pakan Ternak di Jalan Raya Samota – Sumbawa yang digelar oleh Serikat Masyarakat Kota (SEMAK).

 

iklan kampanye

Turut hadir dalam acara Panen Raya Jagung dan Pengolahan Pakan Ternak tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sumbawa, perwakilan Kodim 1607 Sumbawa, Kepada BP4K Kabupaten Sumbawa, para penyuluh pertanian, dan kelompok tani.

 

Bupati Sumbawa H. M. Husni Djibril B.Sc dalam arahannya menyampaikan, Kabupaten Sumbawa merupakan sentra produksi jagung di Provinsi NTB. Salah satu keunggulan Kab. Sumbawa adalah kontinyuitas produksi yang tersedia sepanjang tahun areal tanam komoditas jagung yang semula diusahakan pada lahan kering dengan sumber pengairan berasal dari air hujan, telah meluas ke areal lahan sawah dengan sumber pengairan berasal dari air irigasi dan air permukaan. Semula sentra pengembangan jagung di lahan kering berada di Kecamatan Labangka sedangkan sentra pengembangan di lahan sawah berada di Kecamatan Utan. Hingga saat ini untuk sentra pengembangan jagung di lahan kering sudah meluas hampir di semua kecamatan di Kabupaten Sumbawa, termasuk pula di wilayah jalan Samota. Meluasnya areal tanam komoditas jagung menyebabkan produksi jagung di Kabupaten Sumbawa mengalami peningkatan yang signifikan setiap tahun.

Baca juga:  Nekad Beroperasi Alfamart Ditutup Paksa

 

Peningkatan produksi jagung disebabkan karena hampir semua bagian dari tanaman jagung dapat dimanfaatkan dalam artian memiliki nilai ekonomis, tidak ada yang dibuang. “Sebagaimana yang kita saksikan hari ini dalam panen raya jagung di daerah Samota ini dengan memanfaatkan teknologi pertanian, selain menghasilkan jagung pipilan juga sekaligus pengolahan pakan ternak yang siap untuk dijual. Tentu hal ini dapat menjadi contoh yang baik bagi para petani jagung di wilayah lainnya di Kabupaten Sumbawa yang dapat meningkatkan penghasilan para petani kita. Untuk itu saya berharap pemanfaatan teknologi ini dapat di sebar luaskan secara berkelompok sehingga produktifitas hasil pertanian di Tana Samawa dari tahun ke tahun semakin meningkat baik secara kualitas maupun kuantitas,” ungkap Bupati.

Baca juga:  Nama Kasi Pidsus Kembali Dicatut Oknum Nakal

 

Bupati juga mengharapkan “kepada para penyuluh pertanian agar dalam penyuluhannya menggunakan pendekatan persuasif, artinya terjun langsung ke lapangan bersama petani, dan bukan hanya menunggu dikantor,” harapnya.

 

Kepala Dinas Petanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Sumbawa Ir. Talifuddin dalam laporannya menyampaikan bahwa sebenarnya Kabupaten Sumbawa merupakan penghasil terbesar tanaman jagung, dan memiliki lahan yang paling luas se Provinsi NTB. Panen raya jagung dan pengolahan pakan ternak tersebut dilakukan di lahan seluas kurang lebih 40 hektar milik Pengko Wijaya.

 

Diakhir acara, dilakukan sosialisasi alat panen jagung dan alat pengolahan pakan ternak. Dimana alat panen jagung tersebut bisa secara langsung memisahkan antara buah jagung dengan bagian pohon jagung lainnya yang akan diolah kembali menjadi pakan ternak yang langsung terkemas dan siap dijual kepasaran.