oleh

Tanamkan Hafalan Alqur’an Pada Siswa, SDIT Gelar Alqur’an Camp

Sambirang Ahmadi
Sambirang Ahmadi, MSi
Kepala SDIT Samawa Cendekia

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa—Rencananya Bulan Mei mendatang SDIT Samawa Cendekia akan melaksanakan kegiatan Alqur’an Camp. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dan para guru SDIT.

Kepala SDIT Samawa Cendekia, Sambirang Ahmadi, MSi mengatakan, kegiatan Alqur’an Camp merupakan upaya yang dilakukann pihak sekolah dalam rangka menunjang kemampuan siswa dalam membaca dan menghafal Alqur’an. Kegiatan ini diawali dengan Tahsin Alqur’an bekerjasama dengan Universitas Tekhnologi Sumbawa (UTS).

Dikatakan, pada kegiatan Alqur’an Camp tersebut para siswa akan berkemah dan dilatih membaca Alqur’an menggunakan metode Ummi, yang terbagi dalam 9 jilid buku, kemudian ditambah juga dengan metode Wafa dengan mendatangkan lembaga khusus yang menanggani hal ini. Pada kegiatan Alqur’an Camp seluruh murid dan guru mampu meningkatkan kemampuan membaca dan menghafalkan Alqur’an minimal, setiap siswa minimal mampu menghafal 2 juz Alqur’an. Dan akan dilakukan pengayakan, dengan target minimal bisa terpenuhi dimana setiap siswa mampu menghafat 2 Juz Alqur’an. “Kalau siswa pindahan kemungkinan hanya mampu menghafal satu Jus saja, namun jika sejak kelas 1 berada di SDIT kemungkinan besar tamatnya nanti mampu menghafal 2 Jus Alqur’an,” ujar Sambirang.

Baca juga:  Polres Sumbawa Dapatkan Belasan Mobil Operasional

Menurutnya, proses belajar membaca dan menghafal Alqur’an pada tingkat anak-anak membutuhkan link yang secara kontinyu dan konsisten memberikan bimbingan. “Proses belajar membaca dan menghafal Alqur’an di Sekolah Islam Terpadu berbeda dengan pesantren (Boarding School), kalu di pesantren kemungkinan siswa tamat sudah mampu menghafal 5 hingga 6 Jus Alqur’an,” kata Sambirang.

Ditambahkan, selain Alqur’an Camp, SDIT Samawa Cendekia tengah melaksanakan kegiatan Kontes Bahasa Ingggris yang diikuti para siswa, kegiatan ini dilaksanakan untuk membiasakan siswa berbahasa Inggris sehingga tidak malu dan takut berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris dan mampu berbicara di event tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional. (KS/YD)

ksbksb ksbksb