oleh

Kamaluddin ST : Tak Mungkin Kunci Jawaban UNBK Bisa Beredar Luas

Kamaluddin ST
Kamaluddin ST
Pimpinan DPRD Sumbawa

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa—Pimpinan DPRD Sumbawa, Kamaluddin ST sangat menyayangkan adanya isu tentang beredarnya kunci jawaban via internet. Pihaknya berkeyakinan bahwa proses Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang baru pertama kalinya dilaksanakan ini, sangat menjaga mutu dan integritas pelaksanaannya. Sehingga tidak mungkin dan tidak semudah itu bisa terjadi. Kendati sempat muncul isu adanya kunci jawaban melalui internet, hal ini merupakan ulah oknum tertentu yang sengaja ingin memanfaatkan momen tersebut untuk meraup keuntungan.

Dikatakan, isu seperti ini sebelumnya juga sudah sering terjadi, namun jangan lantas mudah mempercayai adanya kunci jawaban tersebut. Sebab jika dilihat dari system yang sudah ditata sedemikian rupa sangat tidak mungkin kunci itu selaras dengan soal-soal yang dipertanyakan dalam pelaksanaan UN maupun UNBK. Ketika kunci jawaban itu selaras dengan soal yang dipertanyakan hal itu hanya sebuah kebetulan saja, ”Saya yakin kunci jawaban itu salah, jadi jangan mudah percaya,” ujarnya.

Baca juga:  Tangani Peti Di Alas Segera Dibentuk Tim

Terhadap hal ini, sebagai Koordinator Komisi V DPRD Sumbawa yang membidangi Pendidikan, Kamaluddin meminta agar para siswa tetap menjaga integritasnya dalam mengikuti UN maupun UNBK. Jangan mudah terpengaruh dengan isu-isu yang justru mengakibatkan konsentrasi menjadi terganggu.

Sementara itu terkait beberapa siswa yang tidak dapat mengikuti UN/UNBK, pihaknya berharap agar diberikan ruang untuk mengikuti ujian susulan, 25 siswa yang tidak dapat mengikuti UN/UNBK harus diklasifikasikan persoalannya. Apakah ketidakhadirannya itu karena tidak ada dorongan orang tua atau karena alasan tertentu, sehingga pemerintah harus mensikapi hal ini dengan memberikan kesempatan kepada mereka. Pihaknya meminta para guru lebih proaktif jika menemukan siswanya tidak mengikuti ujian nasional, mungkin karena persoalan administrasi, persoalan sosial dan sebagainya. “Jangan sampai siswa sudah 3 tahun sekolah, namun kesempatan itu sia-sia karena tidak bisa mengikuti UN/UNBK.”tandasnya. (KS/YD)

iklan bkbpp

News Feed