oleh

Bulog Optimis Serap Gabah Setara Beras 54 Ribu Ton

IMG_8349Sumbawa Besar. Kabar Sumbawa, Tampaknya Perum Bulog Subdivre Sumbawa tahun 2016 ini tidak ingin kehilangan momentum panen raya dalam penyerapan Gabah/Beras hasil petani di Pulau Sumbawa. Mengantisipasi panen raya yang diperkirakan pada bulan April sampai dengan Mei tahun ini Perum Bulog Subdivre Sumbawa terus berupaya meningkatkan realisasi pengadaan Gabah/beras. Pada tahun ini Perum Bulog Subdivre Sumbawa juga menggandeng Kodim 1607 Sumbawa untuk mencapai target pengadaan yang berikan oleh Pusat dimana target Bulog Sumbawa pada tahun ini 54.990 ton.

Kepala Perum Bulog Subdivre Sumbawa Muhammad Syaukani kepada Kabar Sumbawa, Selasa (12/4) mengatakan, pihaknya sangat optimis untuk mencapai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Apabila tidak bisa tercapai, paling tidak pengadaan Subdivre Sumbawa sama dengan tahun sebelumnya. Memang Sumbawa merupakan daerah lumbung pangan nasional dimana Gabah/beras yang ada di Sumbawa juga sebagai ketahanan stok daerah-daerah lain sehingga tahun ini target Bulog Sumbawa sangat tinggi. “Kita tetap optimis supaya target tersebut tercapai,” ungkapnya.

Baca juga:  Desa Ledang Targetkan Hasil Jagung Dua Ribu Ton

Disebutkannya, dalam mencapai target tersebut Perum Bulog Subdivre Sumbawa terus melakukan koordinasi dengan Pemda Sumbawa, Sumbawa Barat dan  instansi-instansi terkait seperti Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, KTNA. Yaitu bagaimana merumuskan strategi supaya tahun ini Sumbawa dapat mencapai target yang sudah ditetapkan. Sementara itu, untuk harga pembelian sendiri Perum Bulog Subdivre Sumbawa mengacu pada Inpres Nomor 5 Tahun 2015 terkait Harga Pembelian Pemerintah (HPP) dan juga Permentan Nomor 71/2015. Untuk harga gabah sendiri Rp. 3.750/kg di penggilingan dan 3.700/kg di sawah itu untuk Kadar Air (KA) maksimal 25% dan Hampa Kotoran maksimal 10%. Jika melebihi standar tersebut maka harga akan disesuaikan sesuai aturan yang ada.

Kabulog berharap, petani dan pengglingan-penggilinga padi yang ada di Sumbawa memprioritaskan menjual Gabah/beras meraka ke Bulog supaya pemupukan stok dapat segera tercapai.

Baca juga:  Metamorfosa Bank NTB Menjadi Bank Syariah Telah Berproes

Sementara itu, Dandim 1607/Sumbawa, Letkol Inf. Agus Suprianto mengatakan rapat koordinasi, antara mitra Bulog dengan FKPD semuanya sepakat untuk mendukung program pemerintah untuk penyerapan gabah setara beras 54 ribu ton. Karena target NTB ini sekitar 500 ribu ton gabah. “Saya optimis, karena ini dari awal target penyerapan gabah sebanyak 54 ribu ton akan tercapai,” ungkap Dandim seraya mengatakan, untuk tahun ini tidak ada istilah tidak berhasil, Bulog sudah sepakat. Nanti pihaknya akan turun sama-sama ke lapangan untuk melakukan penyerapan gabah/beras petani. Tidak ada istilah tidak memenuhi kriteria. (Ron)

iklan bkbpp

News Feed