oleh

Pemberangkatan TKI Ke Timur Tengah Dihentikan

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa — Masyarakat Sumbawa yang hendak menjadi TKI ke Negara di Timur Tengah harus bersabar sejenak. Sebab, rekomendasi pemberangkatan TKI ke Negaratersebut untuk sementara ini dihentikan.

Zainal Arifin
Zainal Arifin, S.Pt., M.Si
Kepala Bidang Penempatan tenaga Kerja Disnakertrans Sumbawa,

Kepala Bidang Penempatan tenaga Kerja Disnakertrans Sumbawa, Zainal Arifin, S.Pt., M.Si yang ditemui wartawan, Selasa (15/3) kemarin mengatakan,  untuk sementara ini pelayanan pemberian rekomendasi CTKI ke Negara Timur Tengah dihentikan. Pasalnya, ada sejumlah hal tekhnis yang harus dibenahi. Keputusan ini diambil setelah Kepala BNP2TKI berkunjung ke salah satu lokasi Pembekalan Akhir Pemberangkatan (PAP) di Ciracas Jakarta. ‘’Sehingga Kepala BNP2TKI menginstruksikan secara lisan untuk distop pemberian rekomendasi,” ujarnya. Dalam hal ini, ada yang harus dibenahi hingga benar-benar ada perlindungan maksimal terhadap penempatan pekerja migran di negara tujuan. Khususnya untuk Negara di Timur Tengah.

Sementara itu lanjut Ifin-akrabnya disapa mengungkapkan, mengenai prihal tersebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan BNP3TKI Mataram. Hal senada juga disampaikan Kepala BNP3TKI. Memang sangat dilematis jika hal ini dilakukan. Sementara perusahaan pengiriman TKI memiliki Surat Izin Penggerak (SIP) dari BNP.

Baca juga:  Penrem 162/WB Berikan Latihan Dasar Jurnalistik

Menurutnya, apabila rekomendasi tersebut diberikan, tentunya salah dalam segi aturan. Warga yang direkomendasikan juga nasibnya akan terkatung-katung sampai Jakarta. Sehingga pihaknya mengundang semua PPTKIS untuk memberikan pemahaman terkait hal ini. Dalam hal ini PPTKIS juga sudah mengerti. Bahkan direktur mereka mengimbau masing-masing kepala cabangnya untuk sementara ini menghentikan proses pemberangkatan.

Dia menjelaskan, pemberhentian pemberian rekomendasi ini hanya berlaku untuk tujuan Negara di Timur Tengah. Sementara rekomendasi untuk TKI dengan tujuan Negara di Asia Pasifik tetap diberikan. Dalam hal ini dia sudah bekerjasama dengan cabang-cabang PPTKIS yang ada di Sumbawa untuk mengalihkan negara tujuan. ‘’Contohnya saat saya melakukan interview pada calon TKW, dia beralasan menuju Timur Tengah karena Negara Islam. Lalu saya arahkan saja ke Brunei, karena sama-sama Negara Islam,” terangnya.

Baca juga:  Bupati Sumbawa Sambut Baik Keberhasilan TMMD

Oleh karenanya Ia menghimbau kepada warga agar selalu mawas diri. Sebab untuk sementara ini tidak ada peluang pengiriman TKI ke Negara di Timur Tengah. Jangan sampai warga nekat untuk berangkat. Karena tidak menutup kemungkinan akan menjadi korban dari praktik perdagangan manusia atau Human Trafficking.

iklan bkbpp

News Feed