oleh

Pengerjaan Paving Blok Dikeluhkan Warga Brang Bara

Lurah Brang Bara
Alifiansyah, S.STP
Lurah Brang Bara

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa — Pengerjaan Paving Blok di RT 01 RW 03 Kelurahan Brang Bara dikeluhkan warga. Pasalnya baru beberapa bulan paving blok itu dikerjakan, namun di beberapa tempat sudah terjadi kerusakan. Pengerjaan paving blok di lingkungan Brang Bara merupakan program pemerintah pusat melalui Program Peningkatan Kualitas Kawasan Pemukiman (PPKKP) senilai 95,5 juta rupiah.

Warga menginginkan agar program itu lebih difokuskan untuk pembangunan talut sungai, bukan pemasangan paving blok seperti yang telah dilaksanakan. Mengingat pembangunan talut sungai dirasakan lebih dibutuhkan masyarakat, apalagi lokasi tersebut rawan terjadi banjir.

iklan kampanye

Lurah Brang Bara, Alifiansyah, S.STP menjelaskan, Program PPKKP merupakan program pusat yang sebenarnya dikerjakan di tahun 2015, namun baru pada tahun ini program ini dapat dilaksanakan. Hal ini dilakukan untuk menghindar adanya unsur muatan politis, karena pada tahun itu, di Kabupaten Sumbawa masih berjalan proses pemilihan kepala daerah. Sehingga baru tahun ini program tersebut dapat dilaksanakan.

Baca juga:  PKK Dan GOW Salurkan Bantuan Korban Banjir Wilayah Timur Sumbawa

Sebelum program PPKKP tersebut dilaksanakan, sebelumnya telah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat, yang kemudian dilanjutkan dengan pemetaan wilayah, terkait penentuan lokasi kegiatan. Program PPKKP ini juga memiliki tengat waktu pelaksanaan. “Sejak awal program ini diluncurkan, kami telah melakukan tahapan sosialisasi dan pemetaan wilayah, karena target pelaksanaannya dialokasikan bagi 100 persen sanitasi, 0 persen untuk umum dan 100 persen untuk penyediaan air bersih,” kata Lurah

Dikatakan, untuk tahapan sosialisasi pihaknya juga melibatkan tim pendamping dari Dinas Pekerjaan Umum. Bahkan masyarakat yang diwakili oleh RT dan RW juga telah menyepakati adanya program tersebut.

Terkait pembangunan tanggul sungai, kata Lurah, hal ini sudah diusulkan melalui APBD, bahkan melalui musrenbang juga seringkali dibahas. “Kami telah berkoordinasi dengan masyarakat, dan masyarakat juga telah memahami, karena dana PPKKP itu hanya dialokasikan bagi pembangunan sanitasi dan ketersediaan air bersih saja,” tandasnya. (KS/YD)

Baca juga:  Kades Labuhan Jambu, Bantah Warganya Terjangkit Rabies