oleh

Drs Arif M. Si, “Sumbawa Darurat Narkoba”

Sumbawa Darurat NarkobaSumbawa, Kabar Sumbawa — Narkoba merupakan salah satu penyakit masyarakat yang saat ini sudah menjangkiti seluruh lapisan masyarakat. Bahkan Narkoba ini juga bisa dikatakan sebagai pembunuh nomor satu yang sangat mematikan generasi muda di masa masa yang akan datang. Tentunya saat ini sudah harus ada strategi khusus untuk menyelamatkan generasi muda ini dari jeratan Narkoba. Salah satu cara yang hampir bisa dilakukan saat ini yaitu dengan mulai menggalakkan kembali Badan Narkotika Kabupaten (BNK) yang hampir tidak terdengar lagi raungannya di masyarakat.

Bahkan dari data yang berhasil di kumpulkan pihaknya, peredaran dan pengguna Narkoba di kabupaten Sumbawa  sudah dinyatakan dengan lampu merah (Sumbawa darurat Narkoba). hal tersebut juga di buktikan dengan banyak residivis yang keluar masuk penjara  gara gara Narkoba ini. Kapolres Sumbawa juga sebelumnya tidak menampik bahwa peredaran narkoba ini sudah sangat “menggila” peredaraan dan penggunanya  di dalam masyarakat.

iklan kampanye

Kepala Bakesbangpoldagri Drs Arif M.Si yang juga menjabat sebagai sekretaris di BNK kepada Kabar Sumbawa, (26/1) Kemarin  mengungkapkan, BNK saat ini sudah tidak memiliki daya cegah lagi dalam masyarakat. Hal tersebut terjadi dikarenakan para pejabat yang memiliki kewenangan dalam BNK ini di sibukkan dengan urusan masing masing. Di tambah lagi dengan kurang transparansinya anggaran dari dana hibah yang didapatkan selama ini tidak jelas kemana arah di belanjakannya uang tersebut. “inilah yang menjadi persoalan selama ini sehingga BNK ini tidak maksimal dalam pelaksanaanya,”ujarnya. Namun demikian Ia sangat berterima kasih kepada Kepolisian Resort Sumbawa yang telah menjalankan Tupoksi dengan sebaik baiknya serta di nilai berhasil dalam  memberantas masalah ini.

Baca juga:  ​Asyik Bermadu Cinta Didalam Kamar Kos 6 Pasangan Kumpul Kebo Di Amankan Tim Opgab

Oleh karenanya lanjut  Arif-sapaan akrab Mantan Kabag Humas ini, mengharapkan di awal tahun 2017 nantinya BNN kabupaten supaya bisa terbentuk. Apabila hal tersebut asudah terbentuk maka Ia optimis pemberantasan terhadap Narkoba ini bisa dilakukan. “jadi professionalitas, continuitas, dan keseriusannya untuk memberantas Narkoba melebihi kinerja dari BNK itu sendiri,” ungkapnya. Seraya menambahkan, untuk pembanungan BNN ini pihaknya sangat mendorong hal tersebut bisa terwujud, bahkan sejak awal tahun 2015 kemarin pengusulan pendirian gedung BNN sudah dilakukan. Tetapi sampai dengan saat ini belum ada kabar kapan gedung tersebut di bangun. “mudah mudahan di tahun 2017 mendatang gedung tersebut bisa terealisasi,”harapnya.

Baca juga:  Pelamar CPNS 2019 Tidak Perlu Kirim Berkas Fisik