oleh

Guru TK Non PNS Desak Diknas Cairkan Insentif

Amir Mahmud ME
Amir Mahmud ME
Kasubag Program Dinas Diknas Kabupaten Sumbawa

Sumbawa Besar, Kabar Sumbawa — Ratusan guru TK non PNS di Kabupaten Sumbawa hingga kini belum menerima insentif selama tiga bulan pada Tahun 2015 lalu. Para guru tersebut berharap Dinas Diknas Sumbawa agar segera mencairkannya. Tidak diketahui alasan mengapa insentif tersebut belum dicairkan padahal sudah memasuki Tahun 2016 ini. “Kami ingin tahu mengapa insentif yang tersisa tiga bulan pada tahun lalu itu belum kami terima,” kata salah seorang guru TK yang enggan disebutkan identitasnya kepada wartawan, (19/1).  Sebelumnya para guru tersebut menerima insentif Rp 12 ribu per hari dikalikan 20 hari per bulan yang diterima setiap triwulan. Namun para guru TK non PNS ini hanya menerima insentif selama 9 bulan, sehingga dianggap masih tersisa 3 bulan lagi.

Kasubag Program Dinas Diknas Kabupaten Sumbawa, Amir Mahmur ME didampingi Kasi PMPTK TK dan SD, Asri Ramdhani S.Psi, M.Pd, yang di konfirmasi media ini, membenarkan jika para guru TK non PNS ini belum menerima tiga bulan insentif.  Bahkan Insentif yang diharapkan ini memang tidak ada, karena keterbatasan anggaran. Dijelaskan Amir—sapaannya akrab, Tahun 2014 lalu Dinas Diknas menganggarkan insentif untuk 382 orang guru TK sebesar Rp 1,146 Miliar. Masing-masing guru mendapatkan insentif Rp 12 ribu per hari dikalikan 20 hari, kemudian dikalikan 12 bulan. Selanjutnya pada Tahun 2015, jumlah penerima insentif ditingkatkan menjadi 500 orang dengan harapan adanya tambahan anggaran. Tanpa diduga tidak ada penambahan anggaran, sementara pada triwulan pertama Tahun 2015, penerima insentif mencapai 462 orang. “Jumlah penerima bertambah tapi tidak disertai dengan bertambahnya anggaran,” kata Amir.

Baca juga:  Hari Bhakti Adhyaksa ke 56, Kejari Sumbawa Gelar Pekan Olah Raga

Ketika dikalkulasikan lanjut Amir, ternyata anggaran yang ada hanya mampu membayar selama 9 bulan insentif 462 guru TK non PNS. Artinya, tidak ada lagi 3 bulan insentif pada Tahun 2015 yang menjadi harapan para guru tersebut. Meski demikian, Tahun 2016 ini pihaknya akan mengusahakan agar penambahan penerima insentif diikuti dengan penambahan anggaran agar dapat diterima selama 12 bulan.

iklan bkbpp

News Feed