oleh

Pemkab Sumbawa menggelar Ekspedisi Bahari wilayah barat

Setelah sukses tahun lalu di wilayah timur Sumbawa, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa akan kembali menggelar ekspedisi bahari di wilayah barat Sumbawa. Ekspedisi yang akan langsung dipimpin Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik tersebut merupakan terobosan dalam upaya pengembangan pariwisata di daerah ini. Perjalanan bahari untuk mendatangi pulau-pulau kecil di wilayah barat ini akan dilaksanakan pada 2—3 Oktober mendatang. Kabag humas dan Protokol Setda Sumbawa, Rachman Ansori M.SE, Jumat (25/9), menyatakan persiapan ekspedisi bahari ini sudah hampir final. Ekspedisi di wilayah Barat Sumbawa itu dihajatkan untuk melihat potensi semua pulau kecil. Dengan identifikasi potensi ini ungkap Ansori, sapaan birokrat muda ini, menjadi produk yang dapat ‘dijual’ di dunia luar tidak hanya kepada investor terutama yang bergerak di bidang pariwisata, maupun pemerintah pusat sehingga ada luncuran program pengembangan pulau-pulau kecil di daerah ini. “Hasil ekspedisinya yang telah diabadikan melalui video akan dibawa ke pusat di antaranya Kementerian Kelautan dan Kementerian Pariwisata,” ungkap Ansori. Ia berharap eksepedisi yang akan digelar tahun ini bisa mengikuti sukses ekspedisi yang digelar di wilayah timur Sumbawa tahun lalu. Misalnya, Pulau Dangar Ode dan Pulau Mariem Rea di wilayah timur Sumbawa yang telah diakomodir pemerintah pusat masuk dalam prospectus investasi pulau-pulau kecil. Untuk diketahui, ekspedisi ini diikuti pejabat dari sejumlah SKPD plus wartawan. Rencananya perjalanan diawali dari Tanjung Pengamas, menyusuri laut dari sisi luar sejumlah pulau kecil yang ada di bagian barat. Rombongan akan rehat sejenak untuk makan siang di Pulau Kalong, dan kembali melanjutkan perjalanan dari bagian dalam semua pulau kecil yang ada. Mulai Pulau Bungin, Pulau Kaung dan akan bermalam di Pulau Keramat. Untuk lokasi terakhir ini (Pulau Keramat), rencananya akan diisi dengan beberapa kegiatan kebaharian, dan jika memungkinan rombongan akan melakukan snorkling di Pulau Bedil.

berita TERKKINI