oleh

Ditemukan Sabu-Sabu dan Bong di Dalam Lapas

, AKP Purbo Wahono
Kasat Res Narkoba Polres Sumbawa

Sumbawa Besar—Petugas Polisi Khusus Lapas (Polsuspas), menemukan narkoba jenis sabu-sabu dan alat bantu hisab atau bong, di salah satu kamar blok raflesia, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A, Sumbawa Besar, Selasa (23/06/2015).
Temuan tersebut, kemudian dikoordinasikan ke aparat kepolisian dalam hal ini Sat Res Narkoba Polres Sumbawa untuk mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 1,4 gram dan alat bantu hisab bong.
Kepala Lapas Kelas II A Sumbawa Besar, Rahmat Mulyana, dikonfirmasi, Rabu (24/06/2015), mengutarakan, temuan pihaknya berawal dari kecurigaan petugas terhadap empat orang tahanan di blok Raflesia yang notabene adalah blok tahanan kasus narkoba. Kecurigaan bermula ketika penghuni kamar tidak mengikuti kegiatan pesantren di masjid Lapas pada pukul 9 pagi. Lalu keempat orang tersebut juga tidak mengikuti kegiatan sholat dzuhur berjamaah di Masjid.
Petugas yang merasa ada yang tidak beres, kemudian secara spontan melakukan penggeledahan ke kamar tersebut. Ternyata ditemukan barang bukti sabu-sabu dan bong di dalam kamar tersebut.
“Langsung saya laporkan ke Kasat Narkoba, lima orang petugas menggeledah, kedapatan ada empat orang gak ikut, kedapatan barang,” jelas Kalapas.
Setelah menemukan barang haram itu sambung Rahmat Mulyana, pihaknya langsung ke menghubungi pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut. Keempat orang penghuni kamar juga dites urinenya . namun hasil tes urine menyatakan negative.
“Yang penting petugas lapas begitu sigap begitu tidak ikut kegiatan ramadhan lansung geledah ke kamar. Kami melaksanakan tugas maksimal, ke depan kami tetap memantau. Soal masuknya lewat mana kita kekurangan petugas. Banyak kelehaman Lapas seperti kuantitas petugas, tidak ada double benteng. Tapi kita sudah sangat maksimal. Yang perlu digaris bawahi bahwa kepedulian petugas yang bisa menangkap kecurigaan,” tandasnya.
Kasat Res Narkoba, AKP Purbo Wahono, yang ditemui membenarkan adanya temuan di Lapas Sumbawa tersebut. Menurut Purbo, penanganannya masih dalam penyelidikan dan mengumpulkan bukti berupa informasi dan saksi. Belum diketahui siapa pemilik barang haram tersebut karena tidak ada yang mengakui kepemilikannya. “Sudah diperiksa kemarin di Lapas, karena status mereka masih napi,” kata Purbo Wahono. (KN)