oleh

Partai Nasdem Deklarasi Paket Saatnya Sumbawa Jaya

Sumbawa Besar—Partai Nasdem bersama mitra koalisinya, Partai Hanura, PKPI dan PPP, secara resmi mendeklarasikan pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Sumbawa (Paket Saatnya Sumbawa Jaya) di hotel Parahyangan Sumbawa Besar, Senin (15/06/2015).
Dalam kesempatan tersebut dihadiri para petinggi partai koalisi pasangan Cabup dan Cawabup. Secara khusus Plt Ketua DPW Partai Nasdem, Kurtubi, dan Ketua Bapila DPP Partai Nasdem, Enggartiasto Lukita, memberikan arahan kepada para pengurus, kader serta simpatisan koalisi partai pengusung paket tersebut.
Deklarasi tersebut juga membacakan rekomendasi dukungan partai koalisi terhadap A Saat Abdullah sebagai Cabup dan Chandra Wijaya Rayes sebagai Cawabup Sumbawa periode tahun 2016-2020.
Plt Ketua DPW Partai Nasdem, Kurtubi, mengatakan, proses Pilkada di NTB khususnya di Sumbawa telah dimulai sesuai dengan SOP Partai. Rekrutmen dimulai di tingkat Kabupaten, lalu pleno di tingkat daerah dan penyaringan di tingkat Propinsi serta di tingkat DPP.
“Ini setelah melalui proses tahapan sesuai ketentuan DPP Partai Nasdem. Alhamdulillah DPP telah memutuskan mendukung dan mengusung pak Saat Abdullah dan Chandra Wijaya Rayes,” jelasnya.
Kurtubi menegaskan, selaku Ketua DPW ia harus mengamankan dan memperjuangkan apa yang telah menjadi keputusan DPP Partai. Selaku Ketua DPW ia mengimbau, memerintahkan kepada semua jajaran Partai Nasdem di Kabupaten Sumbawa supaya ikut bersama mendukung apa yang telah diputuskan DPP Partai Nasdem.
Ketua Babilu DPP Partai Nasdem, Enggartiasto Lukita, mengatakan, kombinasi pasangan ini akan memberikan jaminan dalam pembangunan. Saat diyakini mempunyai pengalaman dan kemampuan di birokrasi, sedangkan Chandra memiliki kepiawaian di dalam melakukan lobi-lobi di legislative.
“Karena bagaimana pun harus ada kesamaan pemahaman antara eksekutif dan legislative. Saya tahu persis apa yang menjadi dinamika di DPRD. Kombinasi ini insya allah akan membawa masyarakat Sumbawa menjadi masyarakat Sumbawa Jaya,” kata Enggartiasto Lukita. (KN)

Baca juga:  Korban Pembakaran dan Pengerusakan di Pulau Moyo Kembali Lapor Polisi