oleh

Bupati Sumbawa Buka Rakor Persiapan Pemantapan BBGRM dan HKG PKK

Sumbawa—Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) melaksanakan Rapat Koordinasi persiapan dan pemantapan BBGRM yang dilaksanakan di lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa pada Senin (4/5/2015).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, para staf ahli bupati, perwakilan anggota FKPD, para Camat, para kepala SKPD Kab. Sumbawa.

iklan kampanye

Dalam laporan kepala BPM-PD Tarunawan, SP menyampaikan, peserta yang hadir dalam pertemuan adalah Kepala SKPD, para Camat dan para Kepala BUMN dan BUMD se-Kabupaten Sumbawa. Pelaksanaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat ke 12 sekaligus dirangkaikan dengan hari Kesatuan Gerak PKK yang ke 43 tingkat Kabupaten Sumbawa.

Adapun pertemuan tersebut diadakan adalah untuk membahas persiapan BBGRM dan HKG PKK ke 43 kegiatan BBGRM yang direncana dilaksanakan pada 7 Mei 2015 di Kec. Labangka dan penutupannya 7 Juni 2015 di Desa Pukat Kec. Utan. Untuk mensinkronkan kegiatan SKPD di Kab. Sumbawa yang nantinya disampaikan ke desa sebagai upaya membantu Desa dalam   rangka melaksanakan tugas umum pemerintahan pembangunan pemberdayaan masyarakat.

Baca juga:  EK-LMND Sumbawa Desak Pemerintah Cabut UU Cipta Kerja

Dalam sambutannya Bupati Sumbawa menyampaikan kegiatan tersebut sangat penting dan tidak hanya sekedar formalitas yang dilaksanakan setiap tahun. Harapannya, BBGRM dan Gerak PKK bisa menjadi momentum memotivasi masyarakat untuk mendorong peran serta stakeholder pembangunan pemerintah daerah masyarakat pihak swasta agar kedepan semakin mampu memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Sumbawa secara bersama-sama.

“ Saya berharap agar kegiatan tersebut dijalankan secara bersungguh – sungguh dan tidak hanya di buka di lapngan lalu ditutup tanpa ada kegiatan apapun di dalamnya,” ujar Bupati.

Bupati menekankan, agar tidak hanya Camat yang menyukseskan kegiatan tersebut, tapi juga instansi terkait secara terpadu memberikan pembinaan dan motivasi kepada masyatakat agar mereka memahami, mengerti kegiatan pembangunan terjadi kerjasama antara desa kecamatan dan instansi terkait dapat bekerja sama dalam rangka pembangunan desa. Sukses tidaknya pembangunan daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi juga menjadi tanggung jawab masyarakat itu sendiri.

Baca juga:  Penanaman Pohon Dalam Rengka Rehabilitasi DAS Moyo

Bupati Sumbawa menambahkan harapannya agar proyek yang ada di suatu desa dikerjakan oleh orang yang ada di desa jangan ada lagi dikerjakan oleh orang yang lain atau orang yang diluar desa itu. Kegiatan tersebut ditujukan untuk mendorong akselerasi pembangunan pemerintah maupun pembinaan pembinaan kemsyarakatan itu menjadi jauh lebih baik.

Berdasarkan, hasil evaluasi bidang pembanguanan IPM dari 2010 sampai 2011 masih berada di urutan 360 dari 417 Kabupaten dan Kota dan 2014 yang dirilis tahun 2015 rangking 160 merupakan peningkatan yang luar biasa.

Salah satu rilis tentang evaluasi dari pemerintah pusat, Kabupaten Sumbawa dinilai sebagai 16 Kabupaten terbaik dalam penyelenggaraan pemerintah dari 383 Kabupaten yang ada di Indonesia. Prestasi yang diperoleh tersebut patut dibanggakan. Motivasi dalam diri harus selalu ditingkatkan agar gerakan roda pembangunan dapat berjalan lebih akseleratif. (KN)

iklan debat