oleh

Kelapa Dalam Sumbawa “Mastutin” Resmi Disetujui Dan Dilepas Ke Publik

Sumbawa—Usulan Pelepasan Kelapa Dalam Sumbawa kepada Kementerian Pertanian RI sebagai tindak lanjut dari penelitian terhadap keunggulan kelapa dalam Sumbawa yang telah dilaksanakan lebih kurang 3 (tiga) tahun dari tahun 2012-2014 telah membuahkan hasil yang menggembirakan.  Hasil kerjasama Balai Penelitian Tanaman Palma Kementan RI di Manado kerjasama dengan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sumbawa dan Balai Pembenihan Tanaman Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi NTB dalam meneliti keunggulan kelapa dalam Sumbawa serta mengevaluasi secara terus menerus selama lebih kurang tiga tahun tersebut berhasil masuk dalam Sidang Pelepasan Varietas Tahap I Tahun 2015 yang dilaksanakan oleh Badan Benih Nasional Kementerian Pertanian RI (Serpong, 16/04/2015).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Sumbawa Drs. H. Muhammading, M.Si dihadapan Ketua Tim Penilai Pelepasan Varietas Tanaman Perkebunan DR. Ir. Rasidin Azwar dan 18 Anggota lainnya menyampaikan gambaran umum Kabupaten Sumbawa khususnya terkait dengan pengembangan potensi kelapa yang diprediksi akan mampu berproduksi lebih meningkat apabila varietas kelapa dalam Sumbawa ini telah dipatenkan dan dilepas ke public oleh Kementerian Pertanian. Selanjutnya Asisten Perekonomian dan Pembangunan menyampaikan bahwa pemilihan nama atau identitas kelapa dalam Sumbawa dengan nama “Mastutin” merupakan ide Bupati Sumbawa Drs. H. Jamaluddin Malik yang disepakati bersama dan diusulkan untuk menjadi brand Kelapa Dalam Sumbawa. Mastutin dalam bahasa Sumbawa dapat diartikan dengan berproduksi tinggi secara terus menerus/berkesinambungan.

iklan

Pada kesempatan yang sama Asisten Perekonomian dan Pembangunan atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah khususnya Kementerian Pertanian beserta jajarannya yang telah menjadikan kelapa dalam Sumbawa sebagai obyek penelitian, evaluasi serta diusulkan untuk dipatenkan dan dilepas ke public, sehingga akan menjadi salah satu komuditas unggulan dimasa-masa mendatang.

Baca juga:  Penuhi Target Serapan Gabah, Bupati Minta Bulog Tidak Main-main

Ketua Tim Peneliti Kelapa Dalam Sumbawa DR. Elsje T. Tenda dari Balai Penelitian Tanaman Palma Kementan RI di Manado memaparkan secara panjang lebar tentang keunggulan Kelapa Dalam Sumbawa sehingga diusulkan untuk dilepas ke public menjadi komoditi unggulan baik mulai dari bibit sampai produksi. Kajian keunggulan kelapa dalam Sumbawa antara lain yaitu 1) Tinggi batang tidak terlalu tinggi (pertambahan tinggi batang lambat); 2) Produksi buah banyak (diprediksi dapat menghasilkan kopra lebih dari 3 ton/hektar/tahun); 3) Tangkai tandan buah pendek sehingga kuat menahan buah yang banyak; dan 4) Toleransi terhadap kekeringan tergolong tinggi (tahan dalam kondisi kering sampai 5 bulan).

Baca juga:  Kodim Sumbawa Dukung Ketahanan Pangan

Tim Penilai memberikan masukan maupun pertanyaan kepada Tim Peneliti terkait usulan, dimana pada closing statement Ketua Tim Penilai menyarankan kepada Peneliti untuk menyempurnakan dokumen usulan ditambah dengan Perencanaan Pembangunan Kebun Benih Induk Kelapa Dalam Sumbawa.

Berdasarkan hasil keputusan Sidang Pelepasan Varietas Tahap I Tahun 2015 dinyatakan bahwa varietas kelapa dalam MASTUTIN dari Kabupaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat disetujui/dipatenkan dan dilepas ke public. Selanjutnya hasil Sidang Pelepasan Varietas Tahap I Tahun 2015 oleh Tim Penilai akan disampaikan kepada Menteri Pertanian RI untuk ditetapkan dengan keputusan menteri bersama dengan varietas lainnya yang ikut dinilai.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan yang didampingi oleh Kepala UPT Balai Pembenihan Tanaman Perkebunan (BPTP) Dinas Perkebunan Prov. NTB Hamzah, S.TP, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kab. Sumbawa Ir. Edy Ismunandar, M.Si dan Kabag Humas Setda Sumbawa Rachman Ansori, MSE menyampaikan bahwa Mastutin akan menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Sumbawa yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Selamat dan sukses selalu Kabupaten Sumbawa. (KN)

iklan