oleh

12 Orang Pejabat Struktural Digeser

Sumbawa, —Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Arasy Muhkan resmi melantik 12 orang pejabat struktural lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa di aula lantai 3 kantor Bupati Sumbawa, Rabu (15/4/2015).

Ke 12 orang pejabat yang dilantik tersebut diantaranya Yahya Adam, BA sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik, Tarunawan, S.Sos sebagai Kepala BPM-PD, Ir. H. Ibrahim sebagai Kadis Hutbun Kab. Sumbawa, Nurhinsyah, S.IP.,M.Si sebagai Sekretaris Disporabudpar Kab. Sumbawa, Imam Sopingi, S.Sos sebagai Sekretaris pada BPM-PD, Abubakar, S.Sos, sebagai Sekretaris pada BAPPEDA, Wirawan S.Si.MT sebagai kepala KPPT, Zulkifli, S.Sos sebagai Kepala APP dan LPBJP Setda Kab. Sumbawa, Zainal Arifin, S,Pt.,M.Si sebagai Kabid. Penempatan dan Perluasan Lapangan Kerja pada Disnakertrans Kab. Sumbawa, Nurhikmah, S.Pt, sebagai Kabid Perencanaan Pembangunan Ekonomi pada BAPPEDA Kab. Sumbawa, Dian Shidarta, ST sebagai Kabid Tata Ruang pada Dinas PU, Muhammad Nur Hidayat, ST sebagai Kabid Bina Marga Dinas PU Kab. Sumbawa.

Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Arasy Muhkan dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Harapannya, agar para pejabat yang baru dilantik dapat memegang dan menjalankan amanah dengan sebaik-sebaiknya. Selaras dengan grand design reformasi birokrasi 2010-2025, bahwa upaya perbaikan birokrasi akan meliputi seluruh aspek manajemen pemerintahan yang difokuskan pada delapan area perubahan. Mutasi atau promosi jabatan merupakan bagian dari upaya mewujudkan reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Baca juga:  Saracen Lebih Merusak daripada Narkoba

Untuk itu, dihimbau kepada semua pihak agar menanggapi mutasi dan promosi jabatan yang dilaksanakan secara wajar, karena hal ini adalah sebagai bentuk penyegaran yang memang sangat diperlukan guna menciptakan pola kerja yang lebih efisien dan tepat guna.

Sebagai bagian dari proses dinamisasi, maka mutasi dan atau promosi jabatan akan selalu ada selama kebutuhan dan situasi organisasi menghendakinya.
Mutasi atau promosi jabatan yang di laksanakan merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas aparatur dalam rangka mewujudkan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumbawa.

Untuk diketahui bersama bahwa dalam melakukan reshuffle, senantiasa dipertimbangkan berbagai aspek dalam manajemen sumber daya aparatur dan juga mekanisme formal, guna menempatkan pejabat yang memenuhi syarat dan memiliki kompetensi untuk menduduki berbagai jabatan struktural dalam lingkup pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Baca juga:  Bentuk Pansus Covid-19, DPRD Sumbawa Siap Gandeng SMSI

Wabup menambahkan, bahwa kepercayaan yang diembankan kepada para pejabat yang baru dilantik agar dapat dilaksanakan dengan menunjukkan prestasi, dedikasi dan loyalitas yang tinggi.

Kepada pejabat yang baru dilantik, Wabup menekankan agar semua benar-benar memahami road map reformasi birokrasi di Kabupaten Sumbawa untuk ditindaklanjuti dan diterapkan sesuai dengan porsi tugas pokok dan fungsi masing-masing.

“Pentingnya menjaga sikap dan moralitas sebagai aparatur pemerintah yang profesional yaitu netralitas PNS dalam setiap agenda politik. Sebab dengan sikap netral seperti itu pns dapat bekerja secara profesional, tanpa ada beban kepentingan politik praktis,” tegas Wabup.

“Satu hal yang harus diingat, bahwa jabatan sesungguhnya adalah sebuah amanah dan kepercayaan yang diberikan tidak hanya oleh atasan, namun juga merupakan amanah dan kepercayaan dari masyarakat.

Lebih dari itu, jabatan merupakan amanah yang kelak akan dipertanggungjawabkan kepada Allah. Oleh karena itu kepada saudara-saudara yang dilantik pada hari ini, di samping patut merasa bersyukur karena telah mendapatkan kepercayaan tadi, juga hendaknya bisa memegang dan menjalankan kepercayaan tersebut dengan sebaik-sebaiknya,” ungkapnya. (PSb)

Komentar