Pulau Bungin yang eksotis

1613

Rumah di Pulau Bunginkabarsumbawa.com – Pulau Bungin yang eksotis adalah pulau kecil buatan manusia dengan penduduk terpadat di dunia. Luas pulau selalu akan bertambah bahkan setiap tahun. Hukum adat tentang perkawinan warga Bungin, menjadi alasan yang membuat Pulau Bungin tetap mampu menampung pertambahan jumlah penduduknya.

Suku yang mendiami pulau yang unik ini adalah para suku Bajo.
Hukum adat mengatur syarat mutlak bila pasangan muda-mudi Pulau Bungin hendak menikah. Syaratnya adalah pasangan itu harus mengumpulkan batu karang untuk ditumpuk pada sisi luar pulau yang ditentukan. Ukuran lokasinya bisa mencapai 6 x 12 meter persegi. Setelah lokasi terbentuk, baru mereka boleh menikah dan mendirikan rumah. Untuk membangun lokasi persyaratan nikah ini, biasanya akan makan waktu 3 sampai 7 bulan untuk satu lokasi. Jika ini tidak mereka lakukan maka, secara adat, pasangan tersebut belum boleh kawin.
Itulah sebabnya, luas pulau Bungin terus bertambah dari tahun ke tahun. Tahun 2002 pulau ini tercatat seluas 6 hektar namun saat ini pulau ini telah bertambah menjadi lebih dari 8 hektar dengan jumlah penduduk 383 Jiwa atau 871 Keluarga, demi kebutuhan adat pernikahan dan psikokultur unik yang mengikat mereka.

kambing-makan-kertas-di-pulau-buginPilihan transportasi darat dengan menggunakan sepeda motor atau kendaraan roda empat, melalui jajaran timbunan batu karang yang menghubungkan daratan menuju pulau, maupun menggunakan perahu dari Labuan Alas adalah tergantung dari keinginan.

Jangan berharap ada padang rumput di sempitnya ruang antar rumah-rumah penduduk. Namun, kambing adalah hewan ternak yang hidup banyak dan gemuk mendominasi pulau ini. Kambing- kambing ini hidup dan berkembang biak dengan makanan yang tidak lazim yaitu kertas-kertas bekas, kain perca dari pakaian penduduk yang telah usang, bahkan plastik.

Koordinat
Pulau Bungin dapat diakses menggunakan citra satelit pada koordinat 8°28’37.69″S 116°59’43.25″

Transportasi
Jalur Perairan adalah menggunakan perahu dari Pelabuhan Alas.
Jalur darat adalah menggunakan roda dua dan roda empat melalui Ibukota Kecamatan Alas dengan melewati jalan desa menyusuri pantai.

Jarak Tempuh
5 Km dari Ibukota Kecamatan Alas

Waktu Tempuh
25 Menit dari Ibukota Kecamatan Alas

Wisata di Pulau Bungin
Isle Boat Tour
Tour availabe :
Melihat keunikan cara hidup suku Bajo di Pulau Bungin.

BAGIKAN