oleh

Kumpulkan Data DAK Pendidikan, Kejaksaan Terus Panggil Para Pejabat KSB

Kejari-1Sumbawa, KABARSUMBAWA.COM–Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa Besar, masih mengumpulkan keterangan dari para pejabat di Kabupaten Sumbawa mengenai kasus Dana Alokasi Khusus Pendidikan di KSB tahun 2011 lalu. Bahkan, Sekda KSB, Musyafirin akan dipanggil kembali lantaran pemeriksaan awal dianggap belum maksimal.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumbawa, Sugeng Hariadi, SH MH, bahwa pemanggilan terhadap sejumlah pejabat ini untuk mengurai benang kusut kasus. Pihaknya tidak memiliki target macam-macam. Kita hanya mengurai benang kusut kasus ini agar jelas sejelas-jelasnya.

iklan

Untuk mengurai benang kusut ini, pihaknya mengklarifikasi ke pejabat dan mencari bahan yang mengarah pada peristiwa hukum. Pengumpulan keterangan dan data akan terus dilakukan sampai menemui kesimpulan.
Jika tidak menemukan peristiwa hukum, maka proses pengumpuan data akan dihentikan. Kajari yakin dengan upaya mengurai kasus ini.Tetapi saya berkeyakinan saja. Tim masih tetap bekerja, mengurai itu,” terangnya.
dalam proses ini tandas Sugeng, masih panjang dan tidak semudah yang masyarakat bayangkan.  Sejauh ini masih mencari di hulu dan belum ke hilir masalah. Jika sudah mencapai hilir, selanjutnya akan mencari kembali ap saja yang dilaksanakan dalam  penggunaan dana senilai Rp. 14 miliar ini.

Baca juga:  Diduga Hasil Illegal Loging, Puluhan Batang Kayu Diamankan

Kajari juga mengapresiasi ketika ada masukan atau informasi dari masyarakat yang bisa menjadi titik terang dalam menguak kasus ini.
Sejauh  ini, penyidik Kejari Sumbawa baru menggelontorkan sebanyak 15 pertanyaan dalam pemeriksaan pertama ke Sekda KSB. Masih seputar tugasnya sebagai TAPD. Belum masuk substansi. Kalaupun Sekda KSB membantah DAK yang raib, itu haknya.

Sebelum memanggil Sekda, para pejabat yang pernah dimintai klarifikasinya antara lain, pejabat DPKA, Kadis Diknas, Mantan Kadis Diknas, bahkan Ketua dan Sekretaris Komisi I DPRD KSB. (kkk)