oleh

Hendak Jual ke Tambak, 1 Ton Solar Subsidi Diamankan

BARANG BUKTI SOLAR
Mitsubhisi L-300 nopol L 9066 Z yang hendak membawa solar ke tambak

Sumbawa, KABARSUMBAWA.COM — Praktek penjualan BBM bersubsidi ke pengusaha tambak di Kabupaten Sumbawa bukan rahasia umum lagi. Sayangnya tidak banyak praktek tersebut terungkap dan terbukti hingga proses penangkapan tangan. Namun, aparat sekelas Babinsa berhasil menggagalkan penjualan BBM jenis solar bersubsidi ke pengusaha tambak di Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara.

Penangkapan pelaku penjualan solar tersebut pada Rabu (12/03/2014). Berawal dari adanya keluhan masyarakat kepada Babinsa setempat yang menyatakan bahwa masyarakat kerap kesulitan mendapatkan BBM jenis solar untuk mengoperasikan mesin pompa air keperluan menyedot air sungai dialiri ke sawah.

Babinsa setempat, Serda Muhammad Yusuf, mengatakan bahwa masyarakat selalu bertanya kepadanya tentang kelangkaan BBM jenis solar di sekitar penyaring. Padahal masyarakat selalu melihat adanya angkutan BBM ke Desa mereka. Setelah ditelusuri ternyat BBM bersubsidi jenis solar tersebut dijual ke tambak di Dusun Omo, Desa Penyaring.

Baca juga:  Mayat Laki-laki Ditemukan di Dalam Sumur

Ia pun mempelajari aturan mengenai penggunaan rekomendasi BBM bersubsidi. Setelah memahaminya, Yusuf bersama masyarakat didampingi staf Desa Penyaring mencegat kendaraan jenis Mitsubhisi L-300 nopol L 9066 Z yang hendak membawa solar ke tambak.

Saat itu juga menghentikan laju kendaraan dan menanyakan dokumen pengangkutan. Diketahui pemilik kendaraan sekaligus pemegang rekomendasi bernama Abdul Gafur. Setelah mengecek jumlah kuota yang tertulis di rekomendasi, hanya sebanyak 1 drum solar dan 1 drum premium (1 drum = 200 liter). Tapi di atas kendaraan terdapat 5 drum solar atau 1000 liter atau 1 ton solar. Selain itu, wilayah operasionalnya hanya di Kelurahan Seketeng. BBM tersebut dibeli dari SPBU di KM 4 Lintas Sumbawa-Bima.

“Pemilik BBM mengakui bahwa ia memasukan BBM ke tambak setiap 2 hari dan hari ini jadwalnya mereka,” jelas Serda Yusuf.

Baca juga:  Dandim 1607/Sumbawa Ajak Prajurit Bijak dan Cerdas Menggunakan Medsos

Komandan Kodim 1607 Sumbawa, Agus Supriyanto, yang dikonfirmasi kepada wartawan membenarkan adanya penangkapan yang dilakukan anggotanya. Hal tersebut merupakan salah satu tugas TNI untuk membantu tugas kepolisian dan pemerintah terutama dalam hal penyelundupan BBM.

“Kasus ini kami limpahkan ke polisi untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya. (kkk)

News Feed